Tata Ibadah Gereja Lutheran

Cara Melaksanakan Ibadah di Lutheran

Bersamakristus.org – Tata ibadah gereja lutheran. Setiap gereja memiliki tata cara ibadahnya masing-masing. Meski demikian tujuannya sama yaitu memberi penyembahan dan pujian terhadap Tuhan Yesus.

Tak terkecuali gereja Lutheran di Indonesia. Gereja tersebut juga memiliki tata cara, rangkaian, atau panduan beribadah rutin di hari minggu maupun perayaan agama Kristen tertentu.

Bagi yang belum tahu, Lutheran adalah sebuah aliran gereja yang berakar pada ajaran-ajaran Martin Luther, tokoh utama reformasi gereja pada abad ke-16. Ajarannya tersebut bertahan hingga saat ini.

Di kesempatan ini kami akan menjelaskan kepada Anda pelaksanaan ibadah di gereja Lutheran. Simak langsung pembahasannya pada penjelasan dan uraian lengkap di bawah ini.

Tata Cara Ibadah Gereja Lutheran Kristen

Mari kita langsung saja simak pembahasan atau penjelasan tentang pelaksanaan ibadah gereja lutheran Kristen. Simak ulasan lengkapnya untuk Anda di bawah berikut ini.

1. Dasar Iman

Terdapat dasar iman ajaran khas Marti Luther yang disampaikan dalam tiga sola, yaitu sola fide, sola gratia, dan sola scriptura yang artinya “hanya iman”, “hanya anugerah”, dan “hanya Kitab Suci”. Ini yang menjadi dasar tata ibadah gereja Lutheran.

2. Sakramen

Sakramen gereja Lutheran diakui ada dua, yaitu pembaptisan dan perjamuan kudus. Dalam ibadahnya, yang terpenting seseorang harus sudah dibaptis baru dia layak menerima perjamian kudus. Melalui baptisan juga, seseorang dimateraikan dalam nama Tuhan Yesus. Sementara itu perjamuan kudus me njadi cerminan penebusan dosa yang dilakukan Allah.

3. Liturgi

Tata ibadah gereja Lutheran berikutnya liturgi yang dipusatkan pada kepercayaan bahwa roti dan anggur dalam perjamuan kudus hadir bersama dengan tbuh dan darah Yesus. Ini menjadi inti liturgi yang dijalankan oleh gereja itu. Hal ini menjadi makna bahwa setiap ibadah gereja Lutheran sangat penting memasukkan perjamuan kudus di dalamnya.

4. Konsep Ibadah

Dalam tata ibadah gereja Lutheran, secara garis besar berisi upacara dan kebaktian. Diawali dengan nyanyian mazmur atau nyanyian rohani Kyrie Eleison dan Gloria. Setelah itu ada doa kolekta dan doa pembacaan surat, lalu diteruskan nyanyian mazmur.

Setelah itu masuk ke inti ibadah, dilakukan pembacaan Injil yang diikuti dengan kredo (dinyanyikan) dan diteruskan unsur penting ibadah berupa khotbah. Sesudah itu ada pembacaan firman dan khotbah, akan dinyanyikan juga doa Bapa kami ditambahkan nasihat atau renungan.

Apabila sudah, diteruskan dengan kata-kata Penetapan Perjamuan Kudus yang diikuti dengan pembagian roti dan anggur. Pada bagian ini, jemaat menyanyikan Sanctus ( Yes.6: 1) dan Agnus Dei (Kristus, ya Anak Domba Allah).

Setelah selesai, akan dilangsungkan doa ucapan syukur Kristen yang ditutup dengan doa penutup ibadah Kristen atau doa berkat.

5. Ibadah Gereja Lutheran Kini

Saat ini yang terpenting dalam ibadah yaitu supaya jemaat mengalami dengan nyata penyelamatan dari Allah. Karena itu, gereja Lutheran fokus pada firman yang diberitakan dengan murni dan dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Pada setiap ibadah minggu, harus ada pemberitaan firman yang berasa dari Alkitab. Sementara itu perjamuan kudus, tidak harus ada pada setiap ibadah imggu.

Akhir Kata

Sampai di sini terlebih dahulu penjelasan tentang tata cara ibadah gereja lutheran. Semoga informasi yang kami sampaikan di artikel ini bisa bermanfaat khususnya bagi yang ingin tahu tata cara ibadah di gereja Lutheran.

Baca: