Tugas Biarawan Biarawati

Kewajiban Biarawan dalam Agama Katolik

Bersamakristus.org – Tugas biarawan dan biarawati. Di dunia nyata, tugas biarawan dan biarawati sangatlah beragam. Beberapa biarawati dan biarawan mengabdikan diri untuk berdoa serta merenungkan Tuhan.

Sementara itu, biarawan dan biarawati yang lainnya membantu orang miskin, mengajar anak-anak, bahkan hingga merawat orang yang sedang sakit. Semua dilakukan tanpa pamrih untuk melayani anak-anak Tuhan.

Di samping itu, masih banyak tugas biarawan dan biarawati lainnya yang diketahui dalam agama Katolik. Bagi Anda yang bermaksud menjadi biarawan atau biarawati, hal ini sangat penting diketahui.

Seperti yang dijelaskan dalam ayat Alkitab tentang melayani, tugas biarawan dan biarawati fokus pada pelayanan terhadap Tuhan. Di bawah ini akan kami jelaskan satu per satu.

Tugas Biarawan dan Biarawati dalam Katolik

Simak langsung pembahasan di bawah ini mengenai tugas dan pekerjaan biarawan atau biarawati dalam agama Katolik. Simak langsung ulasan lengkapnya berikut ini.

1. Memberitakan Firman Tuhan

Tugas utama biarawan dan biarawati agalah memberitakan Injil. Seorang pelayan harus siap mewartakan firman Tuhan kepada mereka yang belum mengenal Yesus Kristus.

Tak jarang kita melihat bagaimana gereja Katolik mengurus pelayan mereka untuk melayani penduduk di area terpencil yang belum memiliki agama atau Tuhan. Tentu saja ini juga bukan pekerjaan mudah.

Sebab, pelayanan semacam ini berarti meinggalkan kebutuhan duniawi mereka dan rela hidup di tempat yang minim fasilitas. Maka dengan demikian firman dan keselamatan dari Allah bisa disampaikan secara optimal.

Lewat pelayananinilah banyak jiwa kemudian dimenangkan dan nama Tuhan Yesus dimuliakan. Banyak yangbertobat dan mengenal Allah serta mendapatkan kasih pengampunan dosa dalam Kristen.

2. Berdoa dan Berpuasa

Mereka juga memiliki kewajiban pelayanan dalam lingkup ordo atau gerejanya sendiri. Sehingga sebagian besar pelayanan mereka biasanya akan fokus pada ordo dan gereja, salah satunya ialah rutin memanjatkan doa Kristen.

Doa yang dimaksud disini yaitu doa syafaat Kristen untuk banyak umat dan gereja, bukan cuma doa bagi iman pribadi mereka saja. Melainkan lebih banyak mendoakan gereja serta ordo tempat mereka melayani atau bertumbuh.

Mendoakan ordo dan masyarakat secara umum merupakan kewajiban biarawan dan biarawati. Bila perlu bahkan mereka mengambil waktu khusus untuk berdoa bagi orang lain di sekitarnya, karena itu menjadi biarawan dan biarawati berarti siap menanggalkan keinginan duniawi untuk melayani orang lain.

Bila tidak demikian, akan susah saat harus mengorbankan diri secara fisik dan spiritual untuk orang lain. Seabb tanpa doa dan puasa, maka kedagingan akan terus mengikat sampai susah untuk melakukan pekerjaan pelayanan yang telah ditugaskan.

3. Melayani Sesama

Pekerjaan biarawan dan biarawati lainnya yaitu untuk melakukan pelayanan terhadap sesama, entah itu doa atau liturgi ke rumah-rumah dan pelayanan dalam komunitas sosial. Tak heran jika kita sering melihat mereka melayani di beberapa sekolah Katolik serta bertugas mendidik nilai-nilai agama Katolik.

Selain itu juga menyediakan makanan pokok dengan harga murah, memberi bantuan ke korban bencana alam, serta masih banyak lagi. Di sini menjadi konsep yang bararti melayani pekerjaan Tuhan bisa menyita waktu dan pikiran. Tapi ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mereka kepada komunitas umum.

Sebab, pelayanan tidak hanya terbatas pada area di sekirat mereka saja, mereka juga harus siap ditempatkan di berbagai area berbeda untuk menjalani tugas pelayanan itu.

Memagn tak mudah dan sebagian dari mereka kadang menyerah setelah ada di medan terberat. Tapi berbekal rasa cinta pada Allah, maka apa saja yang mustahil bisa menjadi mungkin. Karena itu sangat perlu seorang biarawan dan biarawati untuk banyak berbaur dan berkomunikasi dengan orang lain di sekitarnya.

4. Melayani Liturgi Gereja

Biarawain dan biarawati juga ditugaskan untuk mekaukan pelayanan di gereja. Mereka memiliki pelayanan ibadah atau sakramen tertentu yang dilakukan gereja Katolik. Tugas mereka dalam hal ini mendukung Romo melaksnakan pelayanan di gereja dan turut melancarkan jalannya liturgi dalam ibadah mingguan.

Oleh karena itu mereka berkewajiban menyeleasikan pendidikan sebelum bekromitmen mempelajari tata ibadah serta liturgi gereja Katolik secara seksama. Tentunya ini sangat penting bila menjadi biarawan atau biarawati untuk memiliki dasar pengetahuan akan Alkitab.

Bila tidak memiliki pemahaman yang benar, maka landasan pelayanan mereka bisa menjadi hampa dan hanya menuurti keinginan daging saja atau hany menggunakan kemampuann manusia. Mereka yang melayani dengan kehendak Allah biasanya punya kepekaan roh yang benar dan berkenan di hadapan Allah.

Berbeda halnya dengan mereka yang tidak sungguh-sungguh terpanggil dan melakukan tugas pelayanan dengan kekuatan manusia. Pada akhirnya, pemahaman liturgi dan pelaksanaan tugas hanya akan menjadi teori tanpa makna.

5. Kunjungan Gereja

Kewajiban lainnya yang perlu diemban adalah melakukan kunjungan yang dilakukan oleh ordo atau gereja tempat mereka bertumbuh dan melayani. Karena itu, tak jarang biarawan dan biarawati berkunjung ke orang sakit dan mendoakan mereka.

Tidak lupa kunjungan dan doa bagi umat yang berada di dalam tahanan atau kunjungan ke gereja lainnya. Contohnya kepada jemaat yang membutuhkan pelayanan di rumah pribadi dan lain sebagainya.

Maka dari itu mereka harus rela memberikan sepenuh waktunya untuk Tuhan. Tidak akan ada banyak waktu untuk kepentingan pribadi, yang diutamakan yaitu kemuliaan Allah kapan saja dan di mana saja ditempatkan.

Mereka juga harus rela memberikan diri sepenuhnya untuk dikuasai Tuhan sendiri dan menyampaikan pekerjaan Tuhan kepada sesama. Hal ini tentu saja tidak mudah dan butuh tuntunan Roh Kudus dalam melakukan pekerjaan Tuhan untuk melayani jemaat.

6. Menolong Komunitas Miskin

Banyak ordo mengabdikan diri untuk pelayanan kemiskinan, karena itu sebagian besar biarawan atau biarawati juga melakukan hal tersebut. Tak heran bila di posko pengungsian bencana atau perang, selalu ada kelompok ordo yang berusaha meringankan beban.

Selain itu ordo juga sering melakukan pelayanan kepada orang yang tidak mampu agar mereka bisa mendapatkan makanan dan pakaian yang layak setiap harinya. Hal itu menjadi tugas mulia dari Tuhan sebagai bentuk mengasihi sesama, termaasuk kepada mereka yang kurang beruntung.

Salah satu yang paling terkenal adalah Mother Teresa yang mengabdikan seluruh waktunya untuk melayani mereka yang berkekurangan, miskin, atau menderita tanpa memikirkan kebutuhannya sendiri. Sampai akhir waktunya, dia mendedikasikan hidupnya untuk pekerjaan Tuhan.

Itulah yang banyak menjadi contoh para biarawan dan biarawati di masa sekrang, semangat pelayanan yang tinggi bsia jadi tidak dimiliki semua pelayan Tuhan. Oleh sebab itu sangat penting untuk menyiapkan niat dalam melayani, termasuk untuk menolong komunitas miskin.

7. Pelayanan Pendidikan

Seorang biarawan atau biarawati juga memiliki tugas sebagai pelayan di bidang pendidikan. Terdapat banyak ordo yang menyampaikan visi atau misinya melalui pendiidkan formal sehingga tak heran bila ordo yang demikian memiliki beberapa tenaga pendidik dengan latar belakang pelayanan yang kuat.

Dengan demikian nilai-nilai Katolik akan menjadi lebih dikenal para murid yang sesuai serta menciptakan anak-anak berprestasi di sekolah. Hal ini juga termasuk umum terjadi bahwa seorang pelayan gereja mengepalai sekolah, mengajar agama, atau membantu komunitas pendidikan atau memajukan suatu daerah dan negara.

Tapi demikian, tidak semua orang di penjuru dunia mampu memahami tugas mulia ini. Sehingga kadang masih ada saja perseteruan yang terjadi di balik hal-hal tersebut. Dengan tuntunan Allah, tugas mendidik dan membagikan ilmu agama kepada murid-murid lain tentu akan menjadi lebih mudah dilakukan.

Akhir Kata

Cukup hingga saat ini dulu penjelasan dari kami mengenai tugas biarawan dan biarawati. Mudah-mudahan bisa menjelaskan kepada Anda mengenai tugas biarawan atau biarawati menurut kepercayaan Katolik.

Baca: