Renungan Kristen Tentang Berserah

Renungan Harian Kristen Tentang Berserah Kepada Tuhan Yesus

Bersamakristus.org – Renungan Kristen tentang berserah. Manusia bisa berusaha dengan keras, sisanya tinggal Tuhan yang menentukan. Itulah inti dari berserah, yaitu menyerahkan segala perkara mengenai apa yang telah kita kerjakan kepada Tuhan Yesus Kristus. Karena Tuhan Yesus Kristus memiliki kuasa mengabulkan harapan kita.

Asalkan kita mengetahui cara dan syarat doa dikabulkan dalam agama Kristen, kita bisa sepenuhnya menyerahkan segala pekerjaan kita. Biar selanjutnya Tuhan saja yang bekerja dengan kuasa-Nya untuk menciptakan sukacita dan kegembiraan dalam hidup kita.

Namun, kadang orang lupa akan hal ini, dan lebih memilih percaya dengan kemampuan mereka sendiri. Kadang orang sangat optimis dengan kekuatan dan kemampuannya, segala yang diinginkan bisa terwujud. Padahal, Tuhanlah yang memiliki kuasa atas rencana hidup kita.

Maka dari itu pada kesempatan ini kami ingin mengajak Anda semua untuk kembali merenungi makna berserah yang benar dalam agama Kristen. Ajakan ini akan kami sampaikan atau tuliskan melalui renungan harian rohani Kristen Katolik tentang berserah kepada Tuhan Yesus Kristus.

Harapan dari ditulisnya renungan harian singkat tentang berserah ini adalah agar kita semua sama-sama kembali menyadari bahwa tiada kuasa yang melebihi kuasa Tuhan. Berserah adalah hal penting yang kadang dilupakan, dan seharusnya ini menjadi kebiasaan setelah kita bekerja keras. Langsung saja simak ulasannya berikut ini.

Renungan Harian Rohani Kristen Tentang Berserah

Langsung saja tanpa basa basi kembali silahkan simak kumpulan renungan harian rohani Kristen tentang berserah atau percaya kepada Tuhan. Menyerahkan segala perkara kepada-Nya.

1. Berserah dan Percaya kepada Tuhan

“Ke dalam tangan-Mulah kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya Tuhan, Allah yang setia.” Mazmur 31:6.

Sebagai pengikut Kristus status kita merupakan anak-anak Tuhan dan kita disebut pula sebagai orang percaya, yaitu orang yang menaruh kepercayaan kepada Kristus. Kepercayaan yang dimaksud bukan sekedar percaya, melainkan penyerahan penuh kepada Tuhan Yesus dan mempercayakan seluruh hidup kita kepada-Nya.

“Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;” (Mazmur 37:5).

Ayat nas di atas menggambarkan tentang penyerahan hidup daud kepada Tuhan, ia yakin bahwa perlindungan yang aman hanya ditemukan di dalam Dia.

“Sebab Engkau bukit batuku dan pertahananku, dan oleh karena nama-Mu Engkau akan menuntun dan membimbing aku. Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku, sebab Engkaulah tempat perlindunganku.” (Mazmur 31:4-5).

Sebagai raja Israel, bukan berarti Daud bebas dari masalah. Ia malah memiliki banyak kesesakan, penderitaan, dan meleawti masa sukar yang disebabkan oleh musuh yang berusaha menjatuhkannya.

Berserah artinya kita menyerahkan hidup kita kepada-Nyadi segala keadaan, baik suka ataupunduka, saat ada masalah, penderitaan, sakit, kesulitan, ataupun ketika diberkahi akal, sehar, dan kesuksesan. Berserah tidak hanya dilakukan pada hari-hari tertentu saja.

Ini yang kemudian disebut dengan tindakan iman, kita mempercayakan hidup dan mempersilahkan Tuhan berkarya dalam hidup kita. Bukan iman yang setengah-setengah, bukan iman yang musiman, melainkan iman yang kuat, utuh, kokok, dan menyeluruh.

Kenapa kita perlu penyerahan diri penuh kepada Tuhan? Tujuanya agar hidup kita sesuai dengan kehenak yang telah direncanakan-Nya. Memang tidak mudah karena sebagai manusia kita cenderung mengandalkan kekuatan dan kepintaran sendiri dibandingkan tunduk terhadap kehendak Tuhan.

Namun untuk berkenan kepada Tuhan, tidak ada jalanlain selain harus mau dibentuk seperti tanah liar. Adakah tanah liat yang memberontak saat dipoles menjadi lebih indah? Tanah liat hanya bisa berserah dan percaya kepada si penjunan. Milikilah penyerahan penuh kepada Tuhan karena Dia tahu mana yang terbaik bagi kita dantidak ada rancangan-Nya yang gagal atau salah.

2. Percayalah kepada Tuhan

Akhir Kata

Terima kasih telah membaca renungan rohani kristen tentang beserah kali ini. Mari kita bersama-sama memaknai pentingnya menyerahkan segala perkara dan urusan kepada Tuhan Yesus Kristus. Mari sama-sama menjadi semakin dewasa secara rohani Kristen. Amin.

Baca:

Tinggalkan komentar