Jilbab Menurut Kristen

Jilbab dan Hijab dalam Agama Kristen

Bersamakristus.org – Jilbab menurut Kristen. Jilbab, kerudung, atau hijab merupakan penutup kepala yang umumya dikenal biasa dipakai oleh wanita muslimah guna menutup aurat.

Seperti diketahui jilbab merupakan kain yang dipakai untuk menutupi kepala, khususnya rambut. Sedangkan muka atau wajah biasanya dibiarkan terbuka dan bisa dilihat.

Tapi pada dasarnya jilbab juga dulu sering dipakai oleh orang Kristen. Meski begitu sekarang banyak wanita kristen tidak mengenakan jilbab dan menguraikan rambutnya begitu saja.

Lalu sebenarnya bagaimana pandangan ayat emas Alkitab atau firman Tuhan tentang penggunaan Jilbab. Anda bisa menyimak dan melihat ulasannya secara lengkap pada ulasan di bawah ini.

Pandangan Jilbab Menurut Alkitab dan Kristen

Langsung saja, ini dia beberapa pandangan jilbab menurut Alkitab atau agama Kristen. Simak uraian lengkapnya seperti yang kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Jilbab di Kepala Wanita

Berjilbab menjadi hal yang lumrah dilakukan pada zaman dahulu dan hal ini juga bisa ditemukan di dalam Alkitab. Mentup kepala haruslah dilakukan oleh wanita, karena utnuk menjaga supaya rambutnya yang panjant tidak terlihat apalagi ketika berdoa kepada Allah.

“Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya. Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya. Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya”

1 koristus 11:4-6

Kenapa hanya kaum wanita saja? Semua ini kembali lagi kepada posisi antara Allah, pria, dan wanita. Seperti yang diketahui bahwa sejak semula Allah menciptakan laki-laki terlebih dauhlu dan perempuan kemudian untuk menemani Adam di taman eden supaya tidak sendiri.

Kepala tiap laki-laki merupakan Kristus, dan kepala tiap-tiap perempuan adalah laki-alki, serta kepala dari Kristus adalah Allah. AMka dari itu wanita perlu menggunakan tudung sebagai penghormatan atas kedudukan laki-laki serta Kristus yang dikepalai oleh Allah.

2. Rambut Panjang Sebagai Tudung

“Pertimbangkanlah sendiri: patutkah perempuan berdoa kepada Allah dengan kepala yang tidak bertudung? Bukankah alam sendiri menyatakan kepadamu, bahwa adalah kehinaan bagi laki-laki jika ia berambut panjang, tetapi bahwa adalah kehormatan bagi perempuan jika ia berambut panjang? Sebab rambut diberikan kepada perempuan untuk menjadi penudung”.

1 Korintus 11:13-15

Perempuan yang tidak berjilbab selama ini kadang dianggap sebelah mata, sementara kata alam sendiri menyatakan bahwa pada kodratnya wanita memiliki rambut panjang yang dijadikan penudung. Hal ini bukan peraturan Allah atau peraturan rasul.

Pemahaman jilbab menurut Kristen harus menggunakan kuasa roh kudus supaua kita bisa dengan mudah memahaminya. Memang terdengar membingungkan mengenai perkara ini, jika dipikirkan kembali.

Tapi sekali lagi kita diingatkan laki-laki boleh bertudung karena kepalanya harus memancarkan cahaya Kristus sedangkan perempuan diwajibkan bertudung karena untuk menjaga dan menghargai kepalanya sendiri.

3. Hukuman Tidak Mengenakan Jilbab

Menurut Kristen apakah ada hukuman jika tidak menggunakan jilbab? Memang pada saat ini ada banyak gereja yang tidak menerapkan bag jemaatnya terutama kaum perempuan untuk menutup kepalanya dengan tudung. Istilah penggunaan jilbab juga sangat jarang didengar karena biasanya gereja menggunakan kata tudung atau penutup kepala.

Meski demikian, ada beberapa gereja yang mengajarkan kepada jemaat wanita untuk menerapkan prinsip semacam ini, termasuk menggunakan tudung ketika melakukan ibadah perjamuan kudus. Meski demikian hal ini tidak wajib dilakukan karena segala sesuatu yang dilakukan harus dengan iman dan kebenaran akan kasih Tuhan.

Akhir Kata

Mungkin itulah penjelasan tentang jilbab menurut agama kristen. Mudah-mudahan bisa menjelaskan kepada Anda tentnag pandangan jilbab menurut agama Kristen dan Katolik.

Baca: