Hukum Tato Dalam Kristen

Apa Boleh Orang Kristiani Menggunakan Tato

Bersamakristus.org – Hukum tato dalam Kristen. Mungkin banyak manusia yang mengagumi seni, ada banyak cara yang bisa dilakukan masyarakat dalam megekspresikan seni dalam kehidupannya. Bisa melalui musik, gambar, maupun tato.

Orang yang memiliki jiwa seni tinggi sudah selayaknya untuk bersyukur. Hal ini disebabkan karena semakin tingginya keinginan masyarakat akan sebuah karya terkait sejni. Anda juga bisa mendapatkan penghasilan melalui seni yang dibuat.

Sementara untuk tato, gambar tersebut kadang mengekpresikan rasa cinta seseorang terhadap sesuatu. Misalnya akan sang idola, keindahan alam, bahkan agama. Namun sebenarnya bagaimana sih pandangan dan hukum tato dalam agama Kristen? Apakah orang Kristen boleh ditato?

Hukum Tato di Tubuh dalam Agama Kristen

Dalam iman Kristen, ada beberapa penjelasan mengenai hukum bertato menurut Alkitab. Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya di pembahasan berikut ini.

1. Mengenal Allah

Pertama adalah mengenal Allah yang bisa diartikan sebagai pengenalan diri kita sendiir, karena kita adalah gambaran wajah Allah. Perilaku yang kita lakukan membuat pendapat non-Kristen kepada Kristus baik atau tidak, sehingga dalam kehidupan bermasyarakat tentunya kita harus mengenal siapa diri kita dan nama siapa yang kita pertaruhkan.

Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah.

Hosea 4:6

Masing-masing makhluk hidup akan mengalami penghancuran daging, terutama manusia. Segala sesuatu di dunia ini tentu saja sejenak. Namun, ada bagian dari kehidupan manusia yang dapat membuatnya hidup dengan iman, yaitu pikirannya.

Daging sering berdebat dengan Roh. Hanya orang yang nyaman yang mampu mengendalikan daging. Karena itu, mengakui siapa Allah dan apa yang diinginkannya, maka kita dapat bertindak sesuai dengan kehendak-Nya.

2. Tato Menurut Iman Kristen

Tato mungkin dianggap sesuatu yang indah bagi sebagian masyarakat, terutama di kalangan remaja. Banyak yang merelakan kulit mereka untuk dihias berbagai macam hal yang menurut mereka memperindah tubuh.

Namun, penggunaan tato itu sendiri telah menerima peringatan Tuhan, yang tertulis pada Imamat 19:28. Dalam ayat Allah ingat jangan ucapkan tubuhmu karena orang mati dan jangan menipu tanda-tanda pada kulitmu; aku Ya Tuhan.

Pada ayat Allah telah dilarang, maka kita bisa menyimpulkan bahwa penggunaan tanda-tanda dalam tubuh adalah perbuatan yang tidak dibenarkan. Tuhan juga menunjukkan bahwa dia adalah Tuhan. Dengan kata-kata ini, Tuhan ingin kita pergi dan mematuhi aturan.

Mungkin, ada banyak orang yang salah dengan persepsi tentang penggunaan tato. Ini disebabkan oleh iman Kristen bahwa penegasan paling tidak hanya cinta. Cinta yang baik untuk Tuhan dan cinta untuk orang lain. Begitu banyak hipotesis salah banyak hal, termasuk dalam penggunaan tato.

Berbicara tentang Imamat 19:28, perlu untuk mengetahui bahwa ayat itu pada awalnya merujuk pada orang-orang Israel. Kita semua tahu bahwa Israel adalah pilihan Tuhan. Tuhan sangat mencintai mereka sehingga mereka, Tuhan selalu mencintainya. Sejauh ini, mereka selalu bangsa pilihan Tuhan.

Kita tak perlu khawatir akan hal tersebut karena pada dasarnya Tuhan itu adil dan kita akan selalu dilindungi. Di masa lalu, orang Israel berada di tempat di mana banyak orang tidak mengenal Tuhan. Mereka sering menggunakan dekorasi tubuh sebagai tanda bahwa kita saat ini sedang mengalami tato.

3. Tato dan Berhala

Ibadah kepada berhala adalah hal yang dilarang dalam Kristen, Tuhan juga menjelaskannya dalam dua loh batu yang bertuliskan 10 hukum taurat. Dengan memuja berhala, tentu saja kita memberi pengakuan terhadap Tuhan lain. Jelas, itu melanggar hukum pertama Taurat. Dalam hukum pertama, kita ditarik kembali oleh Tuhan bahwa ia adalah sosok yang cemburu. Karena itu, ia tidak ingin sangat membenci aksinya.

Pemujaan berhala melanggar hukum pertama dan kedua dalam Taurat. Pada hukum kedua ini, menggambarkan lebih banyak kecemburuan Allah. Bagaimana Anda bisa memberikannya untuk patung? Dia adalah orang yang pantas untuk Anda cintai. Patung itu, mungkin dia memiliki kekuatan mistis yang bisa memberi Anda apa yang diinginkan hatimu. Namun, hanya Tuhan yang mampu memberikan kebutuhan Anda.

Sehingga, penyembahan berhala bisa menodai wajah Tuhan, hal ini dikarenakan Anda tidak percaya pada kekuatan-Nya. Anda melamar seolah-olah Tuhan tidak dapat memberi Anda apa yang Anda butuhkan untuk mengambil jalan pintas, terutama dengan pemujaan berhala.

Di Indonesia, mungkin di sejumlah daerah kita menemui orang yang masih percaya pada berhala atau suatu benda mati yang di-Tuhanka. Seperti di zaman kuno, terjadi di lingkungan Israel. Pada saat itu, Tuhan sangat khawatir jika orang-orangnya melanjutkan dan memuliakan berhala karena zaman kuno, mereka hidup di antara orang-orang yang tidak percaya pada kuasa Allah.

Sebagai orang-orang pilihan Allah yang dipilih, tentu saja, mereka ingat bahwa mereka tidak jatuh ke dalam dosa. Ketika Anda membuat ritual penyembahan berhala, orang yang tidak tahu bahwa Tuhan membuat tanda pada tubuh mereka terlebih dahulu. Hukum tato dalam agama Kristen membuat konsumsi tato dilarang dalam iman Kristen.

Akhir Kata

Demikian pembahasan singkat megenai hukum tato dalam agama kristen. Semoga dengan ini kita bisa mengetahui dan berpikir lebih lanjut ketika ingin menggunakan tato di dalam tubuh.

Baca: