Dampak Reformasi Gereja

Dampak Terjadinya Reformasi Gereja Kristen

Bersamakristus.org – Dampak reformasi gereja. Gereja menjadi tempat perkumpulan orang beriman kepada Kristus. Umat gereja sama-sama memiliki tujuan untuk mendapatkan keselamatan dari Allah melalui Tuhan Yesus.

Namun tujuan ini sangat tidak mudah untuk didapat, ada saja batu kerikil yang berusaha untuk menghambat kita dan gereja untuk maju meraih tujuan tersebut. Seiring berjalannya waktu, gereja punya banyak perubahan, baik dari sisi tatanan atau yang lainnya.

Salah satunnya adalah terjadinya reformasi gereja, sebuah peristiwa yang sangat bersejarah dalam agama Katolik. Sebab peristiwa tersebut berdampak pada munculnya kepercayaan Kristen Protestan.

Masih banyak dampak reformasi gereja terutama bagi orang Indonesia. Di sini kami akan menjelaskannya dan Anda bsia melihat pada ulasan lengkap di bawah berikut ini.

Dampak Terjadinya Reformasi Gereja Katolik

Langsung saja tanpa banyak basa basi lagi, berikut adalah ulasan lengkap mengenai dampak terjadinya reformasi gereja dalam agama Katolik. Silahkan simak ulasannya pada pembahasan di bawah ini.

1. Bidang Ekonomi

Dampak pertama yang mampu kita memandang adalah terdapatnya dampak reformasi gereja pada bidang ekonomi. Pada bidang ekonomi, dampak yang paling terasa adalah terdapatnya praktek proses feodalisme. Feodalisme sendiri miliki makna sebagai proses yang memberikan kekuasaan pada para golongan bangsawan perihal perihal sosial politik.

Dengan terdapatnya proses ini, maka para golongan bangsawan dan pangeran muda miliki kekuasaan untuk jalankan suatu hal dan terkesan untuk turut campur urusan kerajaan. Ambil contohnya dalam bidang pertanian, para golongan bangsawan dan pangeran bakal meminjam tanah raja yang kemudian bakal disewakan kepada rakyatnya.

Para masyrarakat kudu membayar sejumlah upeti kepada raja atas tanah pertanian yang dipinjamnya. Bahkan pada saat itu termasuk tersedia praktek penjualan surat pengampunan dosa atau indulgensi dari pihak gereja katolik di mana perihal ini diamati sebagai suatu wujud penyelewengan dan lahirlah gereja kristen protestan sebab latar belakang itu.

Ada termasuk penjualan jabatan–jabatan gerejawi oleh paus pada jaman itu kepada masyarakat yang mampu membayar bersama harga tinggi hanya untuk memperoleh status sosial dan rasa hormat yang lebih tinggi dari masyarakat. Ada termasuk penerapan pajak yang terlampau tinggi sehingga berjalan krisis ekonomi dan kesenjangan sosial pada jaman itu.

Adanya reformasi gereja menginginkan memperbaiki perihal–perihal yang tidak benar ini, dan selanjutnya secara perlahan perubahan yang baikpun terasa terlihat. Ekonomi sebetulnya tidak benar satu bidang yang membanu mendukung kehidupan kita sebagai seorang manusia yang hidu dan tinggal di bumi ini tapi kita tidak boleh melewatkan bahwa tersedia lebih dari satu interaksi iman kristen bersama ekonomi.

Di mana, kita diajarkan untuk tidak menyembah duit dan jadi serakah dan jahat hanya sebab menginginkan duit sebanyak–banyaknya. Mungkin lebih dari satu ilustrasi Alkitab perihal bersyukur dan persembahan kudu untuk kita baca dan refleksikan untuk mendukung menjauhi kita dari kejahatan dalam bidang ekonomi.

2. Bidang Sosial Budaya

Dampak reformasi gereja yang ke-2 adalah dampaknya yang mampu kita memandang pada bidang sosial dan budaya. Karena terdapatnya reformasi gereja, banyak karya seni pada jaman itu yang dihancurkan misalnya karya seni selanjutnya terkait atau berbau katolik. Beberapa karya seni yang dihancurkan adalah lukisan, patung, dan beragam karya seni lainnya.

Bahkan tersedia termasuk penangkapan para penganut agama kristen protestan di mana mereka diburu selama bertahun-tahun sebab dianggap sebagai pemberontak. Selain itu, yang terlampau berkembang pada jaman itu adalah kebudayaan kerajaan. Karena terdapatnya kebudayaan kerajaan inilah, maka segala suatu hal yang bergerak dan mampu membuahkan duit bakal bertujuan untuk keperluan istana semata.

Para keluarga kerajaan atau bangsawan bakal tetap mengupayakan mengumpulkan kekayaan untuk kesenangan privat dan memperoleh rasa hormat serta pernyataan sosial dari orang lain. Gereja kini miliki lebih kurang prinsip ajaran sosial Gereja untuk mencegah perihal–perihal ini berjalan kembali.

Adanya lebih dari satu prinsip ini bakal mendukung kita untuk miliki landasan analisis sebelum saat jalankan segala sesuatu. Baik tindakan yang bakal kita ambil dan jalankan itu adalah tindakan yang baik atau buruk. Beberapa landasan ini bakal kudu untuk kita pahami dan pertimbangkan, sebab sebagai makhluk sosial, kita sebagai manusia tentu bakal miliki interaksi bersama orang lain.

Apa yang kita pilih untuk kita jalankan seterusnya termasuk mampu pengaruhi interaksi kita bersama Tuhan. Antara kita lebih pilih jalan Tuhan bersama melalukan suatu hal yang benar atau pilih jalan setan yang memberikan suka ria sementara tapi pada selanjutnya menjerumuskan kita kedalam dosa.

3. Keberagaman Gereja

Yang telah mengerti muncul sebagai dampak reformasi gereja adalah terdapatnya keberadaan gereja yang tambah beragam. Tidak hanya gereja katolik atau protestan saja, tapi tersedia termasuk lebih dari satu jenis gereja kecil lain yang terbentuk layaknya anglikan, calvinis, dan lain sebagainya.

Karena terdapatnya lebih dari satu pertikaian yang cukup bersar dalam gereja–gereja yang besar dan pertikaian ini tak kunjung usai dan jadi tambah parah meski telah dilaksanakan beragam usaha layaknya terdapatnya konsili gereja pada jaman itu, maka terbentuklah gereja–gereja kecil lainnya. Pada dasarnya, lebih dari satu bentukan gereja kecil yang tersedia sebagai dampak segera terdapatnya reformasi gereja tidak miliki prinsip yang jauh berlainan dan apalagi mampu dibilang mereka semua miliki prinsip yang sama.

Perbedaannya barangkali hanya terletak pada lebih dari satu aturan yang disesuaikan bersama keadaan atau keadaan seseorang yang mencetuskan terdapatnya aliran gereja baru itu. Meski begitu, bersama terdapatnya keberagaman gereja yang tambah banyak ini termasuk tunjukkan terdapatnya keretakan interaksi antar gereja dan agama kristen itu sendiri.

Menghadapi terdapatnya sedikit perbedaan yang tampak pada lingkungan lebih kurang gereja yakni berupa terdapatnya keberadaan gereja–gereja lain, maka gereja miliki lebih dari satu penerapan sikap gereja pada multikulturalisme. Keberagaman gereja itu tampak pada misalnya bersama terdapatnya keberadaan gereja dan asal usul kristen ortodoks syiria.

Adanya keberagaman gereja ini termasuk pengaruhi tatanan suatu negara. Pada jaman itu, di Eropa, bakal tersedia aliran agama kristen tertentu yang bertempat pada suatu daerah tertentu. Dan misalnya Anda berpindah ke satu daerah lainnya, maka aliran agama kristen yang dimiliki oleh masyarakat disana termasuk bakal berbeda.

4. Bidang Politik

Ada termasuk dampak reformasi gereja pada bidang politik yang mampu kita lihat. Karena terdapatnya dampak berupa kebudayaan kerajaan pada jaman itu, maka pada jaman itu termasuk berjalan pembebanan pajak yang terlampau memberatkan masyarakat diluar kerajaan. Semua pajak itu nantinya termasuk bakal dikumpulkan dan digunakan oleh para bangsawan kerajaan saja. Banyak dari mereka yang menyewakan tanah dan berharap pajak yang cukup tinggi pada masyarakat.

Pada dasarnya, siapa saja yang melanggar ataupun menentang aturan–aturan yang dibuat pada jaman itu bakal dihukum seberat–beratnya. Meski sebetulnya tersedia penyelewengan kekuasaan disini, tapi pada jaman itu juga, masyarakat berani berbicara yang melawan para pejabat kerajaan bersama menentang untuk tidak membayarkan pajak yang memberatkan mereka itu.

Banyak dari masyarakat yang menentang ini dibantai dan apalagi dibunuh sebab tindak perlawanan mereka itu. Atas perihal pada jaman lantas inilah maka saat ini gereja miliki lebih dari satu prinsip gereja pada politik sehingga tidak berjalan perihal–perihal yang tidak baik berjalan dan terulangi kembali.

Meski lebih dari satu perihal mengerikan itu tidak berjalan pada kita pada jaman sekarang, tapi mempelajari lebih dari satu prinsip selanjutnya mampu mendukung meningkatkan wawasan kita dan memperluas sudut pandang kita bakal suatu hal layaknya bidang politik misalnya. Dampak baik yang dibawa sebab terdapatnya reformasi ini pada bidang politik adalah terasa tumbuhnya kesadaran masyarakat atas hak yang mereka miliki dalam bidang politik.

Meski sebetulnya tersedia lebih dari satu dampak reformasi gereja atau dampak reformasi pada gereja pada lebih dari satu bidang kehidupan yang mampu kita memandang tapi ternyata reformasi ini termasuk miliki lebih dari satu tujuan dari reformasi gereja. Dan tentunya, tujuan–tujuan ini adalah tujuan baik untuk memperbaiki keadaan yang pada jaman itu tengah berada dalam keadaan yang cukup kacau balau.

Akhir Kata

Sekian dulu pembahasan dari kami mengenai dampak terjadinya reformasi gereja. Semoga bisa menambah wawasan kita tentang sejarah awal reformasi gereja serta dampaknya bagi banyak kalangan.

Baca: