Perbedaan Gereja Karismatik Dengan Protestan

Perbedaan antara Gereja Karismatik dengan Protestan

Bersamakristus.org – Apa perbedaan gereja karismatik dengan protestan. Banyak yang tidak memperhatikan dengan seksama dan jelas akan perbedaan gereja karismatik dengan protestan. Hal ini karena semua gereja pada dasarnya menaarah kepada visi dan misi yang sama sehingga perbedaan doktrin, tatanan ibadah, dan semacamnya sebaiknya bukan menjadi penghalang.

Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk menambah hubungan iman Kristen dengan ilmu pengetahuan kita mengenai gereja. Salah satunya dengan mengetahui perbedaan jenis antara gereja karismatik dengan protestan.

Tujuannya adalah agar kita paham dengan baik apa yang membuat gereja karismatik dan gereja protestan tidak sepenuhnya sama. Agar semakin jelas, berikut ada beberapa perbedaan antara gereja karismatik dengan protestan dari beberapa macam segi.

Pengertian Gereja

Sebelum masuk ke pembahasan inti perbedaan antara gereja karismatik dengan gereja protestan, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu pengertian dari kedua gereja tersebut. Berikut adalah ulasannya.

1. Karismatik

Gereja yang karismatik menurut Alkitab adalah gereja yang memiliki harmonisasi umat dengan Allah, harmonisasi antar umat, dan melampaui dari hanya sekedar konteks beribadah kepada Tuhan saja.

Hal ini sesuai dengan kata karismatik yang memiliki muatan makna yang kental dengan aliran gereja tertentu. Gereja yang dipenuhi dengan berbagai macam manifestasi yang spektakuler, misalnya berbahasa roh, mendapatkan mimpi, penglihatan, mendengarkan bisikan roh, bahkan bisa melihat dan bercakap langsung dengan Roh Kudus.

2. Protestan

Gereja protestan adalah gereja yang secara umum dijadikan tempat ibadah oleh orang Kristen protestan. Di gereja ini umat Kristen menghabiskan waktu untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan Yesus Kristus melalui doa pembukaan ibadah, doa pembacaan alkitab, hingga doa penutup ibadah.

Gereja ini terbagi menjadi beberapa aliran, salah satunya adalah gereja suku dan gereja karismatik atau pentakosta. Di dalam gereja suku ada yang namanya gereja besar yang menaungi gereja-gereja kecil dan dipimpin gereja besar tersebut tetap disebut pendeta.

Perbedaan dari Gereja Karismatik dengan Protestan

Adapun untuk perbedaan antara gereja karismatik dengan protestan bisa dilihat pada ulasan di bawah ini.

1. Doktrin

Salah satu hal yang membuat kedua gereja ini memiliki perbedaan ialah doktrin yang diterapkan. Gereja memang sama-sama mengakui Tuhan Yesus sebagai juru selamat melalui penebusan Yesus di kayu salib. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, dalam menafsirkan firman Allah menimbulkan doktrin yang tidak sama antara satu gereja dengan gereja lainya.

Alkitab mengatakan bahwa memang ada beberapa macam aliran gereja dan hal tersebut merupakan sebuah kewajaran. Mengingat keberadaan gereja bisa juga dipengaruhi adat istiadat dan tata cara penduduk yang berada di dalam wilayah tersebut.

Demikian pula antara karismatik dan protestan yang mempunyai landasan tersendiri dalam menerapkan doktrin. Gereja karismatik lebih menekankan pada pentingnya tujuan karunia Roh Kudus dalam kehidupan orang percaya. Sedangkan gereja Protestan walaupun mengakui Roh Kudus tapi tidak serta merta mengutamakan hanya Roh Kudus saja.

Maka dari itu tidak heran bila dalam gereja Karismatik terdapat pengenalan bahasa Roh maupun cara berdoa dalam roh. Sedangkan pada gereja protestan hal ini tidak ditekankan.

2. Struktur Organisasi

Perbedaan antara gereja karismatik dan protestan selanjutnya adalah pada struktur organisasi yang diaplikasikan di kepengurusan gereja. Kita sering melihat bahwa gereja protestan dimiliki sebagian besar lembaga dan yayasan sehingga dikelola secara struktural yang jelas. Berbeda dengan gereja karismatik yang umumnya milik pribadi.

Maka dari itu jika ditelusuri lebih lanjut, salah satunya gereja karismatik yaitu gereja bethel, punya struktur organisasi yang tidak mengacu pada yayasan tertentu. Sebab gereja ini memang digembalakan oleh gembala sidang perorangan dan bersifat tetap.

Sementara itu gereja protestan bisa mengalami pergantian gembala sidang tergantung keputusan organisasi atau lembaga yang menaunginya. Perbedaan ini juga tercermin jelas melalui janji pernikahan Kristen. Sebab urusan administrasi yang berbeda tidak lain juga diakibatkan dari struktur organisasi gereja yang tidak sama sehingga punya struktur administradi yang berbeda.

3. Ibadah

Dilihat dari segi ibadah atau liturgi, keduanya cukup berbeda. Seperti ketika kita melihat perbedaan ibadah dan kebaktian yang dijalankan oleh dua jenis aliran gereja tersebut. Tata cara ibadah ini merupakan salah satu yang menonjol bila berbicara mengenai perbedaan gereja karismatik dengan protestan.

Umumnya, gereja karismatik punya tata ibadah yang penuh dengan puji-pujian di awal ibadah hingga waktu untuk pembacaan firman. Ini adalah perwujudan konsep dari istilah pelataran, ruang kudus, dan ruang maha kudus sesuai kemah Allah pada zaman bangsa Israel.

Sehingga di dalam ibadahnya, terdapat pujian, penyembahan, lalu doa dan firman. Dalam hal ini ibadah bersifat mengutamakan Roh Kudus sehingga waktu penyembahan seringkali tidak dibatasi dan membiarkan oeranan Roh Kudus dominan pada setiap ibadah yang dijalankan.

Sedangkan di gereja protestan lebih menggunakan liturgi atau tata ibadah seperti dalam gereja Katolik. Di gereja protestan ada ibadah dan liturgi yang terstruktur dan diatur dalam susunan yang jelas. Mulai dari pujian, doa, pembacaan ayat hingga firman. Gereja protestan pun fokus pada jalannya liturgi sesuai yang telah ditetapkan.

4. Gembala Sidang

Telah dijelaskan secara singkat di atas bahwa gereja ini memiliki konsep pemilihan gembala sidang yang berbeda. Jika gereja karismatik umumnya gembala sidang adalah pemilik gereja yang akan diteruskan oleh keluarga dan anak-anaknya, hal ini karean sifat kepemilikan gereja cenderung milik pribadi.

Berbeda dengan gereja protestan yagn dikola oleh yayasan sehingga gembala sidang pada umumnya berasal dari pelayanan Tuhan atau pendeta dari sekolah teologia yang ditunjuk.

Penudagan sembala sidang ini seiring waktu akan terus berganti menurut pendeta yang melayani di gereja tersebut. Selain itu, pergantuan gembala sidang ini atas acuan dari lembaga atau yayasan yang menaungi gereja. Pemilihannya pun tergantung pada sidang gereja, bukan atas keinginan pribadi pendeta.

Akhir Kata

Itulah berbagai macam perbedaan antara gereja karismatik dengan protestan yang mungkin tidak disadari ole umat Kristen. Alangkah baiknya biarlah perbedan tersebut tak memecah belah umat Kristen. Melainkan tetap membantu memperasatukan keanekaragaman yagn ada.

Sehingga dengan demikian, sepanjang semuanya berakar dan tumbuh dalam Tuhan, maka sepantasnya umat Kristen tetap menjadi makna garam dan terang dunia. Dengan demikian, maka nama Tuhan akan tetap dipermuliakan.

Baca:

Tinggalkan komentar