Renungan Kristen Tentang Berkat Tuhan

Renungan Rohani Kristen Tentang Menghitung Berkat Tuhan

Bersamakristus.org – Renungan harian Kristen menikmati berkat Tuhan. Tuhan memiliki kuasa atas segala sesuatu di dunia ini. Tuhan juga lah yang menentukan apakah kita akan mendapat banyak rezeki atau mengalami kesulitan. Namun semua itu juga tergantung pada upaya dan kerja keras kita dalam bekerja.

Berkat Tuhan itu bermacam-macam jenisnya. Ada yang tampak dan ada yang tak terlihat. Contoh berkat yang tampak seperti rezeki banyak, kesuksesan karir, pendidikan, lomba, pencapaian dalam kompetisi, keluarga yang penyayang, dan lain sebagainya.

Sedangkan berkat yang tidak tampak adalah berkat secara rohani, yaitu kesenangan atau sukacita ketika kita berjumpa dengan kawan, udara pagi yang sejuk, langit sore yang indah, angin sepoi-sepoi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Namun mungkin saja ada beberapa di antara kita yang tidak menyadari betapa besarnya berkat dari Tuhan Yesus Kristus. Padahal Tuhan sendiri telah menyertakan begitu banyak berkat dan kebaikan-Nya kepada kita sepanjang hari tanpa kita sadari.

Maka dari itu pada kesempatan ini kami ingin membagikan beberapa kumpulan renungan harian rohani Kristen tentang berkat Tuhan yang mudah-mudahan menginspirasi kita semua. Selain itu mudah-mudahan renungan air hidup dan saat teduh ini menjadikan kita lebih dewasa dalam Kristen dan tak pernah lupa bersyukur kepada-Nya dengan doa ucapan syukur kristen.

Renungan Rohani Kristen Tentang Bersyukur atas Berkat Tuhan

Langsung saja, ini dia beberapa renungan harian rohani Kristen tentang bersyukur atas berkat yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus kepada kita sepanjang hari mulai dari pagi hingga malam. Silahkan simak renungan air hidup dan saat teduh yang penuh motivasi ini.

1. Berkat Tuhan Tak Terpengaruh Situasi

“Kiranya Allah mengasihani kita dan memberkati kita, kiranya Ia menyinari kita dengan wajah-Nya,” Mazmur 67:2.

Bagi orang percaya, berkat Tuhan adalah sebuah hal yang pasti, bukan sekedar janji yang meninabobokan. Saat pemazmur bicara mengenai berkat, bukan berarti dia tidak tahu bahwa perjalanan hidup orang percaya tak selalu mulus, terkadang harus melewati masalah kesulitan, dan pergumulan.

Namun ketika bicara tentang berkat, pemazmur hendak menegaskan bahwa di tengah situasi yang sulit atau masalah yang berat sekalipun kasih setia Tuhan tidak akan pernah berubah dan berkat-Nya juga akan selalu ada bagi orang yang mengasihi Dia. Ingatkah Anda dengan perjalanan bangsa Israel keluar Mesir?

“…orang Mesir, segala kuda dan kereta Firaun, orang-orang berkuda dan pasukannya, mengejar mereka dan mencapai mereka pada waktu mereka berkemah di tepi laut, dekat Pi-Hahirot di depan Baal-Zefon.” (Keluaran 14:9).

Secara kasat mata, mustahil bagi bangsa Israel untuk bisa lolos dri kejaran pasukan Firaun. Sebab di hadapan mereka terbentang luas lautan Teberau. Dalam situasi seperti ini, tak ada jalan, Tuhan sanggup membuka jalan bagi mereka.

“…TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka.” (Keluaran 14:21-22). Begitu orang-orang Mesir dan pasukannya mengejar sampai ke tengah-tengah laut, maka “Berbaliklah segala air itu, lalu menutupi kereta dan orang berkuda dari seluruh pasukan Firaun, yang telah menyusul orang Israel itu ke laut; seorangpun tidak ada yang tinggal dari mereka.” (Keluaran 14:28).

Berkat Tuhan adalah pasti bagi orang percaya yang mau melakukan segala hal bagi Tuhan dan merespons panggilan-Nya. Tuhan akan memanggil kita untuk memberitakan keselamatan dan menjadi kesaksian di tengah dunia ini.

“…supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.” (Mazmur 67:3). Oleh karena itu rasul Paulus menasihati, “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.” (Roma 12:11).

2. Berkat Tuhan Adalah Pasti

“memberkati orang-orang yang takut akan TUHAN, baik yang kecil maupun yang besar.” Mazmur 115:13.

Berkat selalu menjadi topik menarik bagi orang Kristen. Siapa saja tidak ada yang akan menolak berkat dari tuhan karena berkat adalah sesuatu yang selalu ditunggu-tunggu dan diharapkan. Bagi orang percaya, berkat Tuhan adalah sesuatu yang pasti.

Untuk mengalami berkat Tuhan, pemazmur memberikan kuncinya, yaitu takut akan Tuhan. Bicara mengenai takut bukan berarti merinding atau semacamya. Bukan juga berarti di depan kita tidak akan ada tantangan. Bukan juga berarti kita akan melihat langit yang selalu cerah. Ini adalah persepsi yang kerap disalahpahami orang Kristen. Kita hanya menuntut berkat namun tak mengikuti jalan Tuhan.

“Segala jalan TUHAN adalah kasih setia dan kebenaran bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan peringatan-peringatan-Nya.” (Mazmur 25:10).

Berkat Tuhan adalah sebuah hal yang pasti bagi orang yang takut akna Dia. Berkat Tuhan juga pasti bagi orang yang mau melakukan segala sesuatu bagi Tuhan atau bekerja bagi Dia.

“supaya jalan-Mu dikenal di bumi, dan keselamatan-Mu di antara segala bangsa.” (Mazmur 67:3). Mengapa kita harus bekerja? “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.” (Yohanes 5:17).

Bila Bapa dan Tuhan Yesus saja bekerja hingga sekarang, mengapa kita hanya berpangku tangan dan bermalas-malasan menunggu berkat saja?

“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” (Efesus 2:10).

Orang yang takut akan Tuhan adalah orang yang mau berjalan dalam tuntunan Tuhan. Artinya, memiliki keberanian untuk tunduk sepenuhnya kepada kehendak Tuhan apapun yang terjadi. Tuhan Yesus tak sepenuhnya-Nya kepada kehendak Bapa.

“…janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39).

Untuk menikmati berkat Tuhan, tak ada jalan lain. Yang harus kita lakukan adalah hidup takut akan Tuhan dan mengikuti jalan-Nya.

“Beritahukanlah jalan-jalan-Mu kepadaku, ya TUHAN, tunjukkanlah itu kepadaku.” Mazmur 25:4.

Akhir Kata

Itu dia pembahasan mengenai renungan rohani kristen tentang berkat tuhan. Semoga kita semakin menyadari bahwa berkat Tuhan itu nyata dan dengan mengetahuinya, kita menjadi semakin bersyukur terhadap apa yang kita terima dari Tuhan Yesus Kristus.

Baca:

Tinggalkan komentar