Arti Nama Elia dalam Alkitab

Makna Nama Elia Menurut Agama Kristen

Bersamakristus.org – Arti nama Elia dalam Alkitab. Tidak ada nama yang dibuat tanpa arti atau makna di dunia ini. Setiap nama pasti memiliki arti yang harus dipahami, termasuk nama Elia oleh orang Kristen.

Nama Elia memiliki arti atau makna khusus yang mungkin tidak diketahui oleh banyak orang. Padahal, nama ini tidaklah asing bagi kalangan orang Kristen karena sudah banyak dipakai di masa lalu.

Elia pun bisa menjadi nama bayi yang bisa dipakai di masa sekarang. Ada banyak keindahan di balik makna nama tersebut. Anda bisa menyimak seluruhnya dan ini harus dipahami oleh banyak orang.

Di bawah ini kami akan menjelaskan tentang arti nama Elia dalam agama Kristen. Simak ulasannya pada penjelasan di bawah ini secara lengkap pada pembahasan dan ulasan di bawah berikut ini.

Arti Nama Elia Menurut Pandangan Alkitab

Tanpa banyak basa basi lagi, langsung saja mari kita simak pembahasan lengkap tentang arti dan makna Elia dalam agama Kristen serta Alkitab. Berikut ulasan panduannya secara lengkap di bawah ini.

  • Dalam bahasa Indonesia, Elia memiliki arti sehat dan rukun;
  • Dalam bahasa Spanyol, Elia memiliki ati Tuhan saya adalah Yahwe;
  • Dalam bahasa Hawai, Elia memiliki arti Kristus adalah Tuhanku;
  • Dalam pandangan Kristiani, Elia memiliki arti Tuan ku adalah tuhanku;
  • Dalam pandangan karakteristik, Elia memiliki arti seorang humanis sejati, seorang yang ahli berkomunikasi,seorang pemaaf dan bahagia, serta seorang pionir serta pengambil risiko.

Makna Nama Elia Menurut Alkitab

Agar bisa lebih mengerti makna nama Elia dalam Alkitab, kita harus mengetahui karakter Nabi Elia denga melihat bagaimana kehidupannya. Seperti berikut ini.

1. Pendoa Sejati

Elia adalah manusia biasa, sama seperti kita. Tapi pada saat ia bersungguh-sungguh berdoa agar hujan tidak turun, maka hujan tidak turun dalam waktu yang lama. Ketika dia berdoa supaya hujan turun, maka hujan pun turun.

Ada empat pelajaran penting mengenai doa yang bisa diambil dari Nabi Elia, yaitu Elia belajar untuk bergantung sepenuhnya keapada Tuhan, berdoa dengan sungguh-sungguh, tanpa keraguan, dilakukan untuk kemuliaan Allah, dan tidak pernah berhenti sebelum doanya dikabulkan.

2. Taat kepada Allah

Elia taat menuruti apa yang Tuhan perintahkan kepadanya, meski tugas yang diberikan Allah membuat dia harus hidup dalam pelarian dari raja Ahab, dia tetap mengikuti semua yang Tuhan arahkan. Keselamatan hidupnya benar-benar tergantung pada perlindungan Tuhan saja.

3. Berjaga-jaga

Ketika dia bergoa supaya turun ujan, Elia yakin dan percaya Allah akan menghentikan kekeringan di wilayah Israel seperti yang dijanjikan-Nya. Dia berdoa dan percaya meski tidak tahu kapan Allah akan menurunkan hujan.

Dia terus berjaga-jaga meminta pelayannya untuk pergi serta melihat ke arah laut, melihat apakah ada tanda turun hujan atau tidak. Dia menyuruh pelayannya melakukan hal itu sampai tujuh kali dan pada saat pelayannya kembali untuk ketujuh kali, dia mengatakan melihat ada awan kecil sebesar telapak manusia.

Awan itu mulai naik di cakrawala dari laut. Elia pun langsung mengatakan supaya raja Ahab dan lainnnya segera turun agar tidak terhalang hujan deras. Itulah betapa besar keyakinan Elia kepada firman Allah.

4. Tekun dan Sabar

Ketekunan Nabi Elia bisa kita lihat dalam caranya berdoa. Dia ettap dan terus berdoa sampai apa yang didoakannya benar-benar dikabulkan oleh Tuhan.

Ketika dia berdoa supaya turun hujan, dia menyuruh raja Ahab untuk beristirahat dan makan. Tapi dia sendiri tetap berdoa kepada Allah tiada hentinya.

Kesabaran Elia terlihat pada saat dia dengan sabar menanti tanda-tanda dari Allah. Ketika berdoa supaya turun hujan, dia menyuruh pelayannya untuk pergi melihat ke arah laut sampai tujuh kali.

5. Memberikan Seluruh Hidupnya untuk Allah

Ketika Elia bersmebunyi di sebuah gua Gunung Horen, karena Izebel berikhtiar untuk membunuhnya, maka Allah bertanya kepadanya apa yang sedang dia lakukan di situ. Elia pun menjawab bahwa orang Israel sudah melanggar janji mereka kepada-Nya. Bahwa mereka juga bisa menghancurkan mezbah-Nya serta membunuh nabi-nabi-Nya, termasuk juga akan membunuh Elia.

Dalam kesesakannya, Elia tetap berpikir akan Allah. Dia yakin bahwa Allah sudah diingkari oleh umat-Nya, dia tidak mendahulukan ketakutannya sendiri. Elia tetap percaya serta mengikuti apa yang Tuhan perintahkan kemudian.

Akhir Kata

Cukup sampai di sini terlebih dahulu penjelasan dari kami mengenai arti nama elia dalam alkitab. Intinya setiap nama memiliki arti yang bermakna, bukan cuma tulisan berisi rangkaian huruf dan kata saja.

Baca: