Sulam Alis Menurut Kristen

Hukum Sulam Alis Berdasarkan Ayat Alkitab

Bersamakristus.org – Sulam alis menurut Kristen. Sulam alis adalah prosedur kosmetik untuk mengsii alis dengan menanamkan pigmen berwarna. Tujuannya yaitu membuat alis menjadi terlihat lebih tebal.

Biasanya prosedur ini dipakai oleh seseorang, khususnya wanita yang tidak memiliki alis tebal atau alis yang tidak tampak. Dan ini kerap dipandang berbeda oleh banyak kalangan apakah boleh atau tidak.

Dalam agama Kristen ada banyak keterangan penjelasan mengenai hukum apakah boleh atau tidak seseorang menggunakan sulam alis. Dan hal ini sangatlah penting untuk diketahui kebenarannya.

Dengan demikian Anda bisa lebih berhati-hati dalam memutuskan mau menggunakan sulam alis atau tidak. Selengkapnya, beberapa pandangan agama Kristen tentang sulam alis yaitu sebagai berikut.

Hukum Sulam Alis Menurut Kristen dan Alktiab

Tanpa banyak basa basi lagi, mari kita simak bersama mengenai pandangan sulam alis dalam agama Kristen. Anda bisa menyimak ulasan yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber di bawah ini.

1. Pandangan Sulam Alis dalam Kristen

Segala sesuatu yang timbul atau terjadi di perjalanan hidup kita tentunya tidak terlepas dari reaksi berupa pro dan kontra. Sama seperti sulam alis menurut agama Kristen. Orang percaya memiliki pandangan berbeda karena kuasa Roh Kudus mmebantu mengetahui yang baik dan buruk.

Semua manusia pada awalnnya Allah menciptakan menurut gambar dna rupa-Nya. Allah memandang semuanya baik dengan demikian kita bisa beranggapan bahwa apapun yang ada pada diri kita merupakan yang terbaik yang sudah Tuhan berikan.

Mungkin ada beberapa orang yagn tidak sempurna dalam bentuk fisik sengan artian sebenarnya, tapi bukankah semuanya telah Tuhan berikan dan ditetapkan-Nya atas diri kita masing-masing. Rasa tidak puas atau iti dengan apa yang dimiliki orang lain tpai apakah sifat itu yang Tuhan kehendaki?

Pandangan sulam alis menurut agama Kristen bisa seperti mengasihi diri sendiri merupakan langkah yang harus diambil manusia yang berdosa untuk menghadapi jahatnya dunia.

2. Ajaran Sulam Alis Menurut Alkitab

Menerima diri sendiri apa adanya juga termasuk dalam sikap ornag percaya yaitu bersyukur kepada Tuhan atas apa yang sudah ada atau apa yang sudah terjadi pada diri kita. Alkitab juga memberikan banyak firman tentagn bersyukur beberapa ayat yang direnungkan yaitu:

Inilah yang hendak kuingat, sementara jiwaku gundah-gulana; bagaimana aku berjalan maju dalam kepadatan manusia, mendahului mereka melangkah ke rumah Allah dengan suara sorak-sorai dan nyanyian syukur, dalam keramaian orang-orang yang mengadakan perayaan. Mengapa engaku tertekan hai jiwaku, dan gelisah dalam dirku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepadaNya, penolongku dan Allahku!

Mazmur 42:4-5

Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setiaNya, karena perbuatan-perbuatanNya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. Biarlah mereka mempersembahkan korban syukur dan menceritakan pekerjaan-pekerjaanNya dengan sorak-sorai!

Mazmur 107:21-22

Dan dikuatkan dengan segala kekuatan oleh kuasa kemuliaanNya untuk menanggung segala sesuatu denga tekun dan sabar. Kolose 1:11

Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Filipi 4:6

3. Hukuman Sulam Alis dalam Alkitab

Ketidakpuasan yang ada pada diri manusia memang tidak bisa ditebak kapana akn terjadi. Tapi Yesus lewat keteladanan-Nya hingga karakter Kristus yang ditunjukkannya kala itu sudah membentuk pribadi yang baru yang haurs dimiliki setiap pribadi manusia.

Memelihara diri dengna merawat dan menjaga kesehatan tuuh menjadi salah satu yang Tuhan inginkan dari manusia. Bahwa saat ini yang kita miliki bukan tubuh kita melainkan telah menjadi milik Dia, oleh karena itu tubuh yang menjadi bait-Nya harus terpelihara dan dijaga agar mnejadi bejana yang layak.

Hukuman keserakahan serta rasa tidak puas akan drii sendiri hanya bisa diberikan oleh Tuhan, tapi karena kasih-Nya yang begitu besar atas dosa, manusia harus tahu diri denan cara meminta ampunan hanya kepada-Nya.

“Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam harimu, kerena untuk itulah kamu telah di panggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah. Hendaknya perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyayian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan dan perbuatab lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.”

Kolose 3:15-17

Akhir Kata

Cukup sampai di sini terlebih dahulu penjelasan dari kami mengenai hukuman sulam alis menurut kristen. Mari kita ikuti aturan yang sudah tertulis dalam Alkitab mengenai penggunaan sulam alis di wajah.

Baca: