Tanggung Jawab Suami Terhadap Istri Dalam Kristen

Tanggung jawab suami terhadap istri dalam agama Kristen

Bersamakristus.org – Apa saja tanggung jawab suami terhadap istri dalam agama Kristen. Allah menciptakan manusia berpasang-pasangan antara laki-laki dan perempuan. Kedua orang ini kemudian disatukan oleh Allah melalui ikatan pernikahan. Apa yang telah disatukan oleh Allah tidak bisa dipisahkan manusia, bahkan melalui perceraian.

Saat dua orang sudah jadi suami istri, maka mereka tidak bisa hanya memikirkan kehidupan dan tanggung jawabnya sendiri. Sebab salah satu tujuan pernikahan adalah membuat mereka harus berbagi tanggung jawab.

Pria yang merupakan suami akan menjadi kepala keluarga. Sebagai seorang kepala keluarga, suami tak bisa bertindak sembarangan. Dia harus berhati-hati dan jangan sampai menjadi contoh buruk bagi istri dan anaknya.

Maka dari itu sangat penting bagi suami memiliki rasa tanggung jawab. Seorang suami harus paham mengenai tanggung jawab ayah dalam keluarga Kristen. Ia juga harus bertanguggung jawab terhadap istrinya.

Namun sayangnya dewasa ini banyak orang yang tidak memahami dengan baik apa saja yang menjadi tanggung jawab suami terhadap istri. Beberapa orang berpikir memenuhi kebutuhan finansial sudah menjadikannya pribadi yang dilanjutkan.

Nyatanya, suami bukan sebuah pekerjaan yang hanya menghasilkan serta memberikan uang. Ia juga harus memenuhi kebutuhan finansial, fisik, psikologi, dan sebagainya kepada istri. Suami perlu memahami apa yang menjadi tanggung jawab terhadap istri, seperti tanggung jawab suami terhadap istri berikut.

Menghormati Istri

Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah! Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.

1 Petrus 3:7

Saat laki-laki menjadi suami, ia mendapat status baru sebagai kepala keluarga. Namun status ini tidak menjadikan suami mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dibanding istri karena kepala keluarga yang sesungguhnay adalah Allah. Status kepala keluarga ini sering disalahgunakan untuk kemudian bersikap otoriter.

Padahal baik suami atau istri harus menjalani kehidupan berkeluarga mereka secara bersamaan, terutama pada saat mengasuh anak. Oleh karena itu tanggung jawab suami terhadap istri dalam agama Kristen yang pertama adalah menghormatinay.

Suami bisa mendengarkan keinginan istri, suami bisa mengambil keputusan sendiri, namun tanyakan pendapat istri. Suami butuh kebijaksanaan yang lebih jika ingin menghormati istri sesuai keinginan Allah. Maka dari itu, suami harus menjaga hubungan pribadinya dengan Allah dan senantiasa meminta Roh Kudus untuk memberkatinya.

Suami harus bisa menghormati istrinya sebagai teman pewaris kasih karunia yang sudah Allah berikan. Bila suami menghormati istri, Allah pun akan berjanji mendengarkan doa mereka. Ini juga menjadi tahap awal cara berdoa agar dikabulkan.

Mengasihi Istri

Demikian juga suami harus mengasihi isterinya sama seperti tubuhnya sendiri: Siapa yang mengasihi isterinya mengasihi dirinya sendiri.

Efesus 5:28

Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimuu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.

Efesus 5:33

Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.

Kolose 3:19

Selain menghormati istri, sudah menjadi tanggung jawab suami untuk mengasihi istri. Kita tentu telah banyak mendengarkan atau membaca renungan kristen tentang kasih. Allah sendiri adalah kasih dan Allah telah menciptakan manusia segambar dengan-Nya.

Hal ini berarti kita perlu mempunyai kasih seperti Allah. Dalam kasih yang Allah bicarakan, ada 3 kasih yang terutama yang perlu dilakukan, kita juga harus mengasihi Allah, kita harus mengasihi sesama, dan kita juga harus mengasihi diri kita sendiri.

Paulus kepada jemaat di Efesus mengatakan suami yang mengasihi istrinya berarti telah mengasihi diri sendiri. Ketika seorang suami mengasihi istri, suami telah mengerjakan dua kasih yakni mengasihi sesama dan mengasihi diri sendiri. Tentu perintah Paulus kepada jemaat Efesus ini adalah perintah yang tepat.

Kita tak boleh lupa bahwa saat pria dan wanita menikah, telah jadi sepasang suami istri, mereka akan menjadi satu tubuh. Artinya, mereka harus saling mengasihi satu sama lain. Suami dan istri adalah sebuah kesatuan yang tak bias saling bermusuhan.

Rela Berkorban Demi Istri

Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

Efesus 5:25

Tanggung jawab seorang suami terhadap istri dalam Kristenberikutnya adalah rela berkorban. Kita percaya bahwa kita adalah pribadi yagn telah dikasihi oleh Allah. Karena kasih-Nya, Allah memberikan Kristus, anak-Nya yagn tunggal untuk mati, disalibkan, kemudian bangkit dari kubur agar kita selamat dari hukuman dosa.

Kasih yang dimiliki Allah juga dimiliki Kristus ini membuatnya rela menyerahkan diri-Nya. Yesus rela menanggung segala siksa peyaliban hanya demi menyelamatkan manusia.

Paulus pada para suami di Efesus juga mengingatkan agar mereka mampu mengasihi pasangan seperti bagaimana kasih Kristus. Tentu kasih Kristus adalah kasih yang sempurna dan kita pasti kesulitan untuk melakukan hal yang sama. Namun Allah meminta kita berusaha sekeras mungkin. Para suami seharusnya bisa diandalkan oleh istrinya, bahkan dalam kondisi yang menyulitkan.

Tidak Mempermalukan Istri

Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam.

Matius 1:19

Alkitab tidak hanya memerintahkan tanpa memberi teladan. Di dalam Alkitab ada banyak kisah tentang pasangan suami istri yang bisa kita jadikan teladan, salah satunya adalah pasangan Yusuf dan Maria. Pasangan ini kemudian dipilih untuk menjadi orangtua Yesus.

Sebagian besar dari kita tentu tahu kisah yang diceritakan dalam ayat Alkitab tentang kelahiran Yesus. Maria dan Yusuf diberitahu malaikat bahwa keduanya akan memiliki anak yang jadi Juruselamat. Maria akan mengandung Yesus sebelum keduanya menjalin hubungan badan.

Tentu ini adalah hal yang sulit bagi keduanya, kejadian ini bisa memberikan sanksi sosial yang besar. Namun Yusuf tidak memikirkan rasa malu yang ia terima. Ia hanya memikirkan bagaimana sanksi sosial yang diterima Maria.

Dari kisah tersebut dapat dilihat bahwa kasih Yusuf kepada Maria sungguh besar. Ini menjadi contoh tanggung jawab suami terhadap istri dalam Kristen. Sebagai seorang suami, pria harus bisa melindungi istrinya sebagai pasangan hidup.

Suami juga harus hati-hati dalam berkata. Belajar dari Yusuf, suami harusnya tak melakukan perbuatan yang menimbulkan rasa malu atau aib bagi istri.

Memberikan Pengetahuan

Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.
1 Korintus 14:35

Terakhir yang menjadi tanggung jawab suami terhadap istri menurut agama Kristen adalah memberikan pengetahuan. Pada zaman dahulu, wanita punya banyak keterbatasan, bahkan di dalam persekutuan gereja pun terdapat banyak batasan bagi wanita.

Salah satu keterbatasan yang mereka terima adalah tidak adanya kebebasan untuk bertanya di dalam persekutuan ataupun pertemuan jemaat. Istri hanya bisa mengetahui dan bertanya kepada sang suami ketika sudah berada di dalam rumah.

Istri yang bicara dalam pertemuan jemaat bahkan dianggap tidak sopan. Di sinilah tanggung jawab suami terhadap istri dalam Kristen berlaku. Suami harus rela menjawab setiap pertanyaan yang istri ajukan.

Maka dari itu suami harus punya pengetahuan yang luas. Suami harus bisa bertanggung jawab dengan pengetahuan yang ingin diketahui oleh istri. Suami seharusnya tidak boleh memberikan jawaban yang salah bahkan asal-asalan. Bagaimanapun, istri yang akan membantu anak keluarga untuk belajar banyak hal.

Akhir Kata

Sekian pembahasan mengenai tanggung jawab suami terhadap istri dalam agama Kristen. Hal paling utama yang harus diketahui adalah bahwa suami harus mengasihi istri sepenuh hati. Suami tak boleh marah, kesal, atau bertindak sewenang-wenang.

Setiap pria yang sudah jadi suami juga tidak boleh luput dari kebijaksanaan. Kebijaksanaan akan menjadi kunci rasa tanggung jawab suami terhadap istri dalam Kristen.

Baca:

Tinggalkan komentar