Aliran Sesat dalam Agama Kristen

Aliran yang Tidak Benar di Kehidupan Kristen

Bersamakristus.org – Aliran sesat dalam agama Kristen. Pada kesempatan sebelumnya kami telah mengulas mengenai salah satu aliran dalam agama Kristen yang sempat dianggap sesat di Indonesia, yakni saksi yehuwa.

Saksi yehuwa pada zaman dahulu memang dianggap sesat, namun tidak lagi di masa pemerintahan Presiden Gus Dur. Di masa sekarang pun penganutnya banyak dan ini merupakan denominasi yang benar-benar berbeda dari Kristen pada umumnya.

Namun sebenarnya tidak hanya saksi yehuwa saja, melainkan ada banyak aliran yang pernah dianggap sesat di Indonesia. Tapi mungkin masih banyak yang belum mengetahuinya.

Hal ini tentu saja sangat berbahaya. Jika kita tidak tahu aliran-aliran tersebut sesat, kita bisa terjerumus ke dalamnya dan hal buruk pun sangat mungkin terjadi kepada kita.

Maka dari itu pada kesempatan ini kami inginmengulas tentang aliran sesat dalam agama Kristen di Indonesia. Simak ulasan lengkapnya pada pembahasan di bawah ini.

Aliran Sesat Agama Kristen di Indonesia

Simak langsung beberapa aliran Kristen di Indonesia yang dianggap sesat. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasan dan pembahasannya.

1. Saksi Yehuwa

Aliran agama Kristen yang sesat ini lahir pada abad ke-19 di Amerika Serikat di bawah pimpinan Charles Taze Russell. Markasnya ada di New York dan pada tahun 2007 Saksi Yehuwa memiliki 6,9 juta pengikut di seluruh dunia, termasuk 1 juta orang di Amerika Serikat dan 130 ribu di Inggris. Para anggota menamakan diri mereka saksi, bukan jemaat atau umat.

Nama tempat ibadah Saksi Yehuwa bukan gereja, melainkan balai kerajaan. Paling terkenal dengan sistem pewartaan dari rumah ke rumah (door to door), menyebarkan majalah rohani (Sedarlah! dan Menara Pengawal). Pewartaan ini bertujuan untuk menarik anggota baru, memasukkan jiwa ke dalam kebenaran. Setiap anggota Saksi Yehuwa kudu lakukan pewartaan dan miliki tujuan masing-masing untuk merekrut aggota baru.

Saksi Yehuwa mengakui bahwa mereka Kristen, namun menolak pandangan Allah Tritunggal. Mereka juga mengakui Roh Kudus dan Yesus berbeda.Saksi Yehuwa termasuk menuduh gereja-gereja Kristen tradisional lainnya (terutama Katolik dan Protestan) telah berpaling dari ajaran Alkitab, dan tidak bersamaan dengan Tuhan. Para anggota Saksi Yehuwa merasa dirinya lebih tinggi dari penganut agama lainnya.

Mereka menolak nilai-nilai sekuler dunia, termasuk politik (sering golput), militer (tidak rela turut kudu militer), tidak rela berikan hormat kepada bendera, dll. Menerbitkan Alkitab tersendiri, sesuai dengan standar yang mereka akui sendiri. Tidak merayakan Natal dan Paskah, karena menurut mereka perayaan-perayaan berikut disita dari tradisi penyembah berhala. Mereka mengklaim bahwa Yesus tidak menyuruh pengikut-Nya untuk merayakan hari kelahiran-Nya. Sering meramalkan datangnya kiamat, namun tidak ada satupun yang terbukti.

2. Mormon

Mormon berdiri pada abad ke-19 juga di Amerika Serikat. Ajaran ini ada lebih dulu dibanding Saksi Yehuwa dan diprakarsai oleh Joseph Smith. Ajaran ini kemudian dikembangkan hingga anggotanya menggapai 13,5 juta orang di seluruh dunia. Gerejanya disebut Gereja Orang-orang Kudus terhadap Akhir Zaman atau Gereja Yesus Kristus.

Dalam kepercayaan ini, para pengikutnya percaya mereka adalah restorasi gereja yang memang yang didirikan Yesus, dan gereja-gereja Kristen lainnya telah menyimpang. Menurut mereka, Tuhan miliki bentuk daging (manusia), menikah, dan mampu miliki anak. Mereka termasuk percaya bahwa manusia mampu menjadi tuhan-tuhan lainnya setelah kematian.

Fokus ajaran ini adalah nilai-nilai aliran sesat dalam agama Kristen pada kehidupan keluarga tradisional. Melarang aborsi, hubungan sesama jenis, hubungan badan di luar pernikahan, konsumsi minuman keras, kafein, dan pemakaian obat-obat terlarang.

Ada pendapat bahwa gereja Mormon menopang poligami. Hal ini benar, namun prakteknya telah dihentikan sejak 1 abad yang lalu, dan gereja Mormon mengucilkan jemaatnya yang mempraktekkan poligami. Sering menerbitkan nubuat palsu berkenaan akhir zaman dan antikristus. Sama seperti nubuat palsu terhadap umumnya, tidak ada satupun nubuat berikut yang dulu terjadi.

3. Children of God

Children of God juga didirikan di Amerika Serikat, tepatnya pada tahun 1969 oleh David Berg. Ajaran ini juga dikenal sebagai Family of Love yang percaya bahwa seseorang bisa diselamatkan dan masuk ke surga jika dia bertobat serta menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat.Tetapi tidak sama dengan ajaran Kristen terhadap umumnya, Children of God (COG) percaya bahwa seluruh orang dapat diselamatkan dan hidup di surga. Menentang ajaran Keselamatan yang terkandung di Alkitab.

Mereka tidak mempercayai bahwa orang-orang yang tidak diselamatkan dapat disiksa selalu didalam lautan api setelah kematian. Menurut mereka, mereka kembali ke akar gereja Kristen yang sesungguhnya. Gereja-gereja Kristen yang lain telah menyimpang. Mengutuk sistem bermasyarakat, termasuk pemerintah, militer, BUMN dan seluruh lapisan masyarakat. Mereka berasumsi Sistem Bermasyarakat itu jahat, dan beberapa analisis lainnya sebagai berikut:

  • Mendasarkan kepercayaannya terhadap tafsiran Alkitab sendiri. Sumber kedua adalah tulisan-tulisan pendiri mereka, David Berg.
  • Mengajak seluruh anggotanya meninggalkan keluarga mereka secara keseluruhan dan berkelana dengan David Berg, serupa seperti para rasul yang mengikuti Yesus.
  • Menganggap kenikmatan hubungan badan, merasa dari masturbasi sampai koitus sebagai anugerah dari Tuhan. Hubungan badan adalah kegiatan yang kudu dinikmati secara keseluruhan sebagai tujuan hidup utama seseorang.
  • Baik anggota pria dan wanita dapat dukungan untuk masturbasi sambil memikirkan kegiatan berhubungan badan dengan Yesus. Mereka berasumsi hubungan intim bebas tanpa paksaan sebagai anugerah dari Tuhan.
  • Mendukung hedonisme dan hubungan sesama jenis antara perempuan.
  • Mendukung anggotanya untuk melakukan hubungan badan untuk menarik anggota baru. Para anggota diperbolehkan menggoda lawan tipe atau sesama tipe di bar atau pub.

Children of God percaya bahwa ada hubungan intim antara Yesus dengan Martha dan Maria. Mereka juga perjaya Malaikat Jibril menjalin hubungan badan dengan Maria ketika memberikan kabar baik. Mempercayai bahwa Roh Kudus berjenis kelamin wanita, dan menyebut Roh Kudus sebagai Dream Queen (Ratu Mimpi) atau Holy Queen of Love (Ratu Cinta yang Kudus). Mendukung dan mempraktekkan poligami. David Berg sendiri miliki setidaknya dua istri.

Ajaran ini juga percaya bahwa seseorang bisa mendapatkan efek jelek dari roh-roh orang mati. Pelepasan terkadang dilaksanakan untuk mengusir roh-roh jahat tersebut. Mereka termasuk lakukan komunikasi dengan roh-roh orang mati. David Berg, petinggi utama, sering bernubuat palsu, andaikan berkenaan terdapatnya gelombang besar yang melanda Huttington Beach tahun 1969 (sejenis tsunami). Tidak ada satupun dari nubuat berikut yang terjadi. Dia bahkan mengklaim dirinya sebagai nabi terakhir.

4. Christian Science

Ajaran sesat dalam Kristen berikutnya adalah Christian Science, dikenal juga sebagai Eddysm, didirikan oleh Mary Eddy pada tahun 1879 setelah Mary mendapat buku Ilmu Penyembuhan Metafisik. Aliran ini memang tidak ada akar Kristen-nya serupa sekali. Mary hanya mencampurkan aliran mistisisme timur (misalnya Hinduisme) dan pantheisme (semua benda adalah tuhan, baik konkret maupun abstrak) untuk menyembuhkan penyakit.

Apa yang Mary pikirkan kemudian dituangkan dalam buku Science and Health. Ajaran ini juga tidak mengakui Alkitab, melainkan memiliki kitab suci sendiri, Science and Health (Ilmu dan Kesehatan) yang ditulis sendiri oleh Mary Eddy. Menurut Mary Eddy, dia tiba-tiba mendapat wahyu untuk menulis buku tersebut.

Christian Science mengklaim dirinya sebagai gereja Kristen, menyanyikan lagu-lagu rohani, dan membaca Alkitab. Tetapi, mereka membaca Alkitab hanya yang cocok dengan mengisi buku Science and Health.

Jika mereka mendapatkan sesuatu di buku Science and Health namun bertentangan dengan Alkitab, maka mereka dapat mengikuti mengisi buku Science and Health. Tidak mempercayai terdapatnya dosa. Dosa semata-mata ilusi belaka. Tidak mempercayai terdapatnya penyakit, penyakit termasuk hanya ilusi, yang di menyadari sebagai berikut:

  • Mempercayai bahwa orang sakit kudu diyakinkan bahwa dia tidak sakit, dia dapat sehat kembali, karena penyakit semata-mata ilusi dan tidak benar-benar nyata.
  • Tidak ada kematian, seseorang menjadi tua an mati karena memang telah begitu seharusnya. Hal ini disita dari fakta bahwa mereka percaya terkecuali seluruh dunia ini adalah ilusi.
  • Tuhan mereka bukanlah Allah yang Esa seperti didalam Alkitab. Semuanya adalah tuhan dan tuhan itu baik. Karena itu, tidak ada dosa, penyakit atau kematian karena seutuhnya adalah tuhan dan tuhan itu baik. Dunia secara keseluruhan adalah palsu – sebuah ilusi.

Christian Science mengklaim ada metode penyembuhan sendiri yang dilakukan dengan berandai-andai ‘saya tidak sakit, saya tidak menderita kanker’. Ini bukan doa, namun hanya berkata dengan suara keras terhadap diri sendiri. Faktanya, Christian Science menyatakan bahwa doa kepada Allah yang Esa adalah suatu rintangan.

Ajaran sesat ii jgua percaya perempuan bisa hamil karena usaha tertinggi dari pemikiran mereka, dan bahkan pria tak diperlukna untuk memberi keturunan. Manusia tidak diciptakan dari debu dan tanah seperti terhadap Kejadian 2, karena benda tidaklah nyata, karena itu, Mary Eddy menyebut Kejadian 2 bohong. Para pengikutnya lebih mempercayai kata-kata Mary daripada Alkitab.

Dalam ajaran ini mereka percaya Yesus bukanlah Tuhan. Yesus adalah rancangan tertinggi buatan manusia berkenaan Manusia Sempurna, namun tidak kudu disembah. Mempercayai bahwa Yesus tidak dulu dicobai Iblis. Mary mengatakan, Yesus dicobai oleh kepercayaan yang keliru didalam pikiran-Nya.

Pengikutnya mempercayai Yesus tidak mati, karena kematian itu tidak ada. Yesus hanya berpikir bahwa diriNya mati. Darah Yesus tidak miliki nilai apapun, dan karena dosa semata-mata ilusi, manusia tidak dulu lakukan kesalahan. Percaya bahwa Keselamatan adalah pembebasan dari impian dan jalur masuk ke didalam Christian Science.

Akhir Kata

Demikian pembahasan tentang aliran aliran sesat dalam agama kristen. Semoga dapat menjadi salah satu referensi kita agar dapat terhindar dari aliran-aliran semacam itu.

Baca: