Renungan Kristen Tentang Bersyukur

Renungan Rohani Kristen Tentang Syukur Atas Segala Hal

Bersamakristus.org – Renungan rohani Kristen tentang bersyukur. Umat Kristiani dianjurkan selalu mengucap syukur tidak hanya setelah mendapat kebaikan, berkat, sukacita, keberhasilan, ataupun sehabis doa dikabulkan oleh Tuhan Yesus. Melainkan ucapan ini juga perlu dipanjatkan setiap saat.

Mulai dari bangun tidur, mendapat sarapan pagi hari, berangkat bekerja untuk mencari nafkah, mendapat rezeki tambahan ketika kerja, memiliki teman yang peduli, istri atau suami yang setia, serta saat pulang kerja ketika sampai di rumah dengan selamat.

Itu semua merupakan bentuk penyertaan dari Tuhan yang wajib kita syukuri salah satunya adalah dengan memanjatkan doa ucapan syukur kristen. Namun dalam kehidupan ini, rupanya masih ada saja orang-orang yang belum mau bersyukur karena beranggapan apa yang mereka peroleh merupakan hasil jerih payah sendiri.

Padahal di dalam ayat alkitab tentang bersyukur maupun lagu rohani tentang bersyukur telah banyak tersirat makna bahwa Tuhanlah yang memberikan itu semua kepada kita. Lalu mengapa kita masih gengsi dengan cara tidak mau mengekspresikan rasa terima kasih kepada-Nya?

Maka dari itu pada kesempatan ini kami ingin berbagi beberapa kumpulan renungan harian rohani Kristen saat teduh tentang bersyukur yang singkat, ringkas, namun memiliki makna untuk meyakinkan hati kita bahwa apa yang kita peroleh benar-benar pemberian dari Tuhan. Silahkan simak kumpulan renungannya di bawah ini.

Kumpulan Renungan Rohani Kristen Tentang Bersyukur

Berikut adalah beberapa kumpulan renungan harian saat teduh yang singkat, renungan air hidup Kristen tentang bersyukur kepada Tuhan Yess Kristus yang disadur dari berbagai sumber, termasuk Alkitab.

1. Ada Berkat Dibalik Ucapan Syukur

“Aku mau bersyukur kepada TUHAN dengan segenap hati, dalam lingkungan orang-orang benar dan dalam jemaah.” Mazmur 111:1.

Bila kita merenungkan kebenaran firman Allah dan semua yang Tuhan telah kerjakan di dalam hidup kita ini. Seharusnya bibir kita takkan pernah berhenti berucap terima kasih dan memanjatkan ucapan syukur yang begitu tulus kepada-Nya.

“Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun.” (Mazmur 100:5).

“Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku?” (Mazmur 116:12).

Tidak ada kata selain bibir yang senantiasa memuliakan Tuhan Yesus melalui ucapan sykur. Namun banyak orang Kristen yang lupa mengucap syukur, kecuali mereka tengah dalam keadaan terberkati. Padahal di balik ucapan syukur terdapat berkat yang begitu besar pula.

Tuhan Yesus memberi makan 5 ribu laki-laki, termasuk wanita dan anak-anaknya hanya dengan 5 ketul roti dan 2 ikan, kemudian semuanya kenyang dan bahkan masih tersisa 12 bakul. Berawal dari ucapan syukur, mukjizat pun akan datang dengan ajaib.

“Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki.” (Yohanes 6:11).

Secara naluri, kita terdorong untuk terus mengucap syukur bila memiliki sesuatu yang lebih, menerima dalam jumlah besar, atau mendapat berkat yang tak pernah terduga. Dilihat dari mana pun, 5 roti dan 2 ikan tak akan cukup bagi 5 orang, itu sangat tidak masuk akal!

“Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja.” (Yohanes 6:7).

Bakankah kita justru cenderung merasa khawatir, bersungut, mengomel, dan bahkan dendam ketika hanya menerima sedikit? Dari 10 orang yang menderita itu, hanya ada Samaria yang tidak lupa mengucap syukur kepada Tuhan atas kesembuhan yang dialaminya.

Sedangkan 9 orang lain pergi begitu saja ketika mereka telah sembuh. Maka dari itu, kalimat syukur ini tidak hanya saja dibutuhkan untuk menyembuhkan penyakit, melainkan juga memperoleh berkat rohani yakni anugerah keselamatan oleh karena imannya.

2. Bersyukur Atas Segala yang Tuhan Beri

“Mata sekalian orang menantikan Engkau, dan Engkaupun memberi mereka makanan pada waktunya;” Mazmur 145:15.

Kadang kita menganggap remeh berkat makanan yang kita dapatkan setiap hari. Melihat makanan lezat di meja saja langsung kita santap tanpa mengucap doa makan kristen ataupun mengucap syukur kepada-Nya. Kita anggap makanan adalah hal biasa dalam kehidupan.

Kita lupa bahwa semua berkat datang dari Tuhan! Siapa yang memberi kita tubuh yang sehat, nafas hidup, kemampuan, kekuatan, dan kepercayaan sehingga kita bisa bekerja dan terus meraih rezeki untuk membeli makanan tersebut? Sapa pula yang memberi berkat sehingga kita bisa menikmatinya?

“Siapa di antara semuanya itu yang tidak tahu, bahwa tangan Allah yang melakukan itu;” (Ayub 12:9).

Hari ini, kita ada sebagaimana kita ada saat ini semata-mata karena kemurahan yang dimiliki Tuhan, yang tak hanya memberikan kehidupan, melainkan juga sarana untuk menopang kehidupan tersebut seperti makanan, minuman, kesehatan, dan masih banyak lagi.

“Engkau yang membuka tangan-Mu dan yang berkenan mengenyangkan segala yang hidup.” (Mazmur 145:16).

Berdoa disertai ucapan syukur sebelum menikmati makanan merupakan bukti bahwa kita mengakui berkat tersebut datangnya dari Tuhan. Sebaliknya bila kita tidak mengucapkannya, itu adalah bahwa kita melupakan kebaikan dan kasih setia Tuhan dalam kehidupan kita.

Kita mengakui hidup ini adalah pemberian Tuhan, maka dari itu kita harus selalu bersyukur kepada-Nya setiap waktu. Jangan pernah melewati hari demi hari tanpa bersyukur! Sebab tanpa Tuhan yang menyertai, kita takkan mampu menjalani kehidupan.

Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.” (Mazmur 90:12).

Jika kita menyadari bahwa hidup ini sunguh singkat dan hidup kita sunguh bergantung pada kuasa Tuhan, maka kita akan menghargai berkat yang Tuhan berikan.

“…seperti suatu giliran jaga di waktu malam. Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti rumput yang bertumbuh, di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut dan layu.” (Mazmur 90:4-6).

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan mengenai renungan rohani kristen tentang bersyukur. Semoga apa yang dibagikan kali ini bermanfaat untuk kita semua. Jangan lupa untuk membagikannya ke teman-teman kalian agar semakin banyak orang yang membaca renungan penuh motivasi ini.

Baca:

Tinggalkan komentar