Larangan Pada Hari Sabat

Pantangan di Hari Sabat Menurut Kristen

Bersamakristus.org – Larangan pada hari sabat. Salah satu peringatan penting yang kerap dirayakan dalam agama Kristen adalah hari sabat, yang jatuh pada tanggal berbeda-beda setiap tahunnya.

Sabat dalam agama Kristen adalah hari Tuhan, yang ditetapkan setiap minggu untuk beristirahat dan beribadat. Di masa Perjanjian Lama, umat perjanjian Allah menguduskan hari Sabat di hari ketujuh setiap minggu.

Sebab pada hari tersebut diyakini karena Allah beristirahat pada hari ketujuh ketika Dia telah selesai menciptakan bumi dan isinya. Sejarah hari sabat pun kemudian dimulai pada saat itu juga.

Dalam peringatan hari sabat, ada beberapa larangan dan pantangan yang harus diperhatikan. Bagi yang belum mengetahuinya, di bawah ini akan kami sampaikan penjelasannya untuk Anda.

Larangan pada Hari Sabat bagi Umat Kristen

Langsung saja ini dia beberapa pantangan dan larangan pada hari sabat bagi umat Kristen. Rangkuman ulasan ini telah kami sadur dari berbagai sumber terpercaya.

1. Bekerja

“Janganlah membawa barang-barang dari rumahmu ke luar pada hari Sabat dan janganlah lakukan sesuatu pekerjaan, tetapi kuduskanlah hari Sabat seperti yang telah Kuperintahkan kepada nenek moyangmu.”

Yeremia 17:22

Allah memerintahkan umat-Nya untuk berhenti kerja pada hari sabat dan mengkhususkannya untuk beribadah. Seperti dulu dan sekarang, seluruh umat Kristiani meluangkan satu hari dalam seminggu untuk beribadah serta tidak melakukan pekerjaan selain itu.

2. Memasang Api

“Janganlah kamu memasang api di manapun dalam tempat kediamanmu pada hari Sabat.”

Keluaran 35:3

Di hari sabat, pada zaman Israel dilarang menyalakan api. Hal ini tentu tidak bisa dilakukan di masa sekrang, kebanyakan umat Kristen berpegang pada firman yang intinya memikirkan lebih dulu mana yang benar dan baik.

Maka dari itu seluruh larangan pada hari sabat yang dipandang kurang sesuai di masa sekrang tidak lagi dilakuakn. Terutama ketika Allah mematahkan kutuk dosa melalui penyaliban Yesus yang otomatis membebaskan umat Kristiani dari larangan pada hari sabat.

3. Makan dan Minum

“Hari itu harus menjadi sabat, hari perhentian penuh, bagimu dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya.”

Imamat 16:31

Di hari sabat pada masa Perjanjian Lama, dilarang makan dan minum serta harus berpuasa atau merendahkan diri. Namun sesuai Perjanjian Baru, Tuhan berkuasa atas hari sabat sehingga hal tersebut bukan lagi menjadi kewajiban.

Akhir Kata

Demikianlah penjelasan dari kami mengenai larangan pada hari sabat kristen. Semoga kita bisa menghindari larangan-larangan yang sudah disebutkan sesuai penjelasan di atas.

Baca: