Perbedaan Gereja Lutheran dan Calvinis

Bedanya Gereja Lutheran dengan Calvinis

Bersamakristus.org – Perbedaan gereja lutheran dan calvinis. Dari namanya saja sudah jelas terdapat perbedaan di antara dua jenis gereja tersebut, meski kadang masih ada yang menganggapnya tidak berbeda.

Sebagai informasi singkat, gereja Lutheran adalah gereja yang berasaskan pada ajaran Martin Luther. Tokoh Reformasi gereja abad ke-16 itu mengkritik ajaran dan praktik Gereja di masa lalu.

Sedangkan gereja Calvinis adalah sebuah sistem teologis dan pendekatan bagi kehidupan umat Kristen yang menekankan kepada kedaulatan pemerintahan Allah atas segala sesuatu. Mungkin memang agak rumit dijelaskan.

Agar bisa memahami sepenuhnya perbedaan gereja Lutheran dan Calvinis, kita harus melihat dari berbagai aspek, tugas, kewajiban, ajaran, hingga ibadahnya. Berikut ulasan lengkapnya.

Perbedaan di Antara Gereja Lutheran dan Calvinis

Berikut perbedaan antara gereja Lutheran dan Calvinis. Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya pada pembahasan dan uraian yang bisa dilihat di bawah berikut ini.

1. Sejarah

Perbedaan sejarah keduanya yaitu ada pada titik tolak menjadi dasar dari prinsip maupun doktrin tersebut. Gereja Lutheran berprinsip awal sejarah Martin Luther ketika melakukan reformasi gereja. Sehingga muncul aliran pendukungnya yang kemudian disebut aliran gereja Lutheran.

Sementara itu, Calvinis adlaah penerus dari Lutheran yang lebih dominan dalam mengutamakan baptisan dan perjamuan kudus. Konsep yang dilaksanakan dalam gereja Calvinis menekankan pada pentingnya seorang baptis sebagai inisaisi percaya kepada Tuhan Yesus dan perjamuan kudus sebagai materai.

2. Tata Ibadah

Gereja Lutheran lebih mengutamakan hari Sabat milik Tuhan yang disampaikan. Sehingga tata cara ibadahnya tidak terbatas pada cara yang tetap sesuai firman Tuhan. Gereja Calvinis biasanya membutuhkan tata cara ibadah lebih rinci.

Pasalnya, Calvinis mengutamakan pentingnya pengakuan dosa dan berita akan pengampunan dosa Kristen yang bisa diperoleh dari Tuhan. Secara garis besar, antara gereja Lutheran dan Calvinis memiliki perbedaan ibadah dan kebaktian yang tidak sama.

3. Dasar Kepercayaan

Perbedaan gereja Lutheran dan Calvinis pada dasar kepercayaan yang dijadikan pedoman, termasuk mendasari ibadah yang dilaksanakan. Biasanya aliran gereja Lutheran akan mengutamakan konsep penyelamatan Tuhan berdasarkan anugerah dan karunia. Pada ajaran Calvinis, mengutamakan dasar kedaulatan dan kemuliaan Allah.

4. Sistem Gereja

Pada lutheran, prinsip firman Allah dan sakramen menjadi pusat kehidupan gereja. Hal ini juga membuat adanya pemberita firman dan pelayanan sakramen, yaitu pendeta yang dibantu oleh penatua. Pembagian tugas dan jabatan di sini menjadi sangat penting.

Berbeda halnya pada ajaran Calvinisme, ajaran ini terdapat beberapa jabatan, tidak hanya pendeta dan penatua saja, melainkan juga ada 4 jabatan penting di dalam gereja,

Adanya jabatan penatua membuat ada pula jabatan sebagai penajar dan diaken. Seorang pengajar bertugas melakukan kegiatan pengajaran kepada jemaat untuk meneguhkan iman. Sementara itu pada diaken bertugas melayani jemaat, termasuk mengurusi orang sakit dan sedang mendapat masalah.

Akhir Kata

Sampai di sini terlebih dahulu penjelasan tentang perbedaan gereja lutheran dan calvinis. Mudah-mudahan informasi yang kami sampaikan bisa membuat kita sama-sama memahami perbedaan di antara gereja di Indonesia tersebut.

Baca: