Asal Usul Manusia Menurut Agama Kristen

Asal-usul Manusia dalam Kristen

Bersamakristus.org – Asal manusia menurut Kristen. Mungkin banyak yang bertanya-tanya, bagaimana asal-usul serta sejarah awal mula manusia ada di muka bumi ini menurut Kristen?

Hal tersebut memang menarik dibahas, dan ini tidak lagi menjadi misteri karena telah dijelaskan oleh semua agama. Tak terkecualia gama Kristen yang menjelaskan adanya manusia pertama di bumi.

Ksiah penciptaan manusia secara tegas dijelaskan dalam Alkitab. Seperti diketahui Tuhan Yesus yang menciptakan dunia ini, langit dan bumi selama enam hari, Allah berusaha menjadikan dunia ini terlihat sempurna.

Nah bagi yang belum mengetahui asal-usul manusia menurut agama Kristen dan Alkitab, di sini kami akan mejelaskannya kepada Anda. Anda bisa menyimak seluruh ulasan lengkapnya pada pembahasan di bawah ini.

Asal-usul Dunia Menurut Agama Kristen

Sebelum masuk ke asal usul manusia, perlu diketahui lebih dulu mengenai asal usul dunia teripta. Mulai dari menciptakan gelap, terang, bintang, bulan, dan berakhir pada diciptakannya manusia.

1. Penciptaan Hari Pertama

Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Bumi belum terbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air…

Kejadian 1:1-5

Allah menciptakan langit dan bumi terlebih dahulu. Langit yang dimaksud adalah tempat yang ada di luar bumi dan letaknya di angkasa. Setelah itu Allah menciptakan terang dan gelap.

Dilanjut Allah memisahkan keduanya untuk membedakan waktu, terang dinamakan dengan siang dan gelap sebagai malam. Allah juga melakukan pekerjaannya satu hari penuh, mulai dari pagi sampai malam hari.

2. Penciptaan Hari Kedua

Berfirmanlah Allah: “Jadilah cakrawala di tengah segala air untuk memisahkan air dari air.” Maka Allah menjadikan cakrawala dan Ia memisahkan air yang berada di cakrawala itu

Kejadian 1:6-8

Dijelaskan bahwa Allah telah berhasil menciptakan atmosfer bumi. Tapi Allah perlu memisahkan tanah dan perairan, untuk membagi bumi menjadi dua bagian.

3. Penciptaan Hari Ketiga

Berfirmanlah Allah: “Hendaklah segala air yang di bawah langit berkumpul pada satu tempat, sehingga kelihatan yang kering. Dan jadi demikian…

Kejadian 1:9-13

Allah kemudian menciptakan benua, sungai, samudera, dan lautan. Semuanya mendapat porsi masing-masing, kemudian Dia menciptakan tumbuhan yang bisa hidup berkat air, Dia menilai semuanya baik untuk ada di bumi.

4. Penciptaan Hari Keempat

Berfirmanlah Allah: “Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk memisahkan siang dan malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun

Kejadian 1:14-19

Allah menciptakan bintang, bulan, dan benda-benda langit. Penciptaan benda langit akan membangu manusia untuk menentukan kapan siang dan malam. Benda langit juga berfungsi membedakan waktu wilayah satu dengan yang lainnya.

5. Penciptaan Hari Kelima

Hendaklah dalam air, berkeriapan makhluk yang hidup, dan hendaklah burung beterbangan di atas bumi melintasi cakrawala. Maka Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala makhluk yang bergerak.

Kejadian 1:20-23

Semua hewan yang hidup di air dan terbang di udara diciptakan, tapi tidak sempurna. Beberapa hewan seperti serangga mungkin diciptakan pada hari keenam, hewan yang diciptakan saling berkesinambungan satu sama lain. Mereka juga dapat memanfaatkan ciptaan di hari sebelumnya untuk bertahan hidup di bumi.

6. Penciptaan Hari Keenam

Berfirmanlah Allah: “Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis makhluk yang hidup, ternak, dan binatang melata dan segala jenis binatang liar” Dan jadilah demikian “Berfirmanlah Allah: Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang ada di bumi. 27Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka…

Kejadian 1:24-31

Manusia diciptakan pada hari keenam, ketika bumi sudah siap dibangun. Selain itu segala makhluk yang belum ada di dunia juga diciptakan pada hari ini, Allah berkata segala yang diciptakan-Nya akan baik.

Asal Manusia Menurut Pandangan Kristen

Menurut penciptaan manusia yang dijelaskan dalam Kejadian 1:24-31, ada makna tersirat yang terkandung di dalamnya. Di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Allah Menciptakan Manusia

Tentu saja Allah menciptakan manusia karena ada sesuatu yang ingin diwujudkan. Dalam ayat di atas kita mengetahui bahwa Allah menciptakan manusia untuk menaklukka n semua binatang yang ada di bumi dan segala isinya.

Tapi apa yang diharapkan allah tidak berjalan sesuai harapan. Pasalnya di masa sekrang banyak manusia yang berusaha menghancurkan bumi serta seisinya. Banyak juga mereka yang mulai menjauhkan diri dari Allah, mereka percaya bahwa dunia ini bisa terjadi karena proses alam bukan Allah.

2. Allah Menciptakan Manusia Menurut Gambarnya

Manusia adalah makhluk yang memiliki kodrat hidup tertinggi di bumi, mereka bisa menaklukkan bumi dan isinya. Sekalipun kita lahir sebagai manusia, namun berkat penyaliban Yesus kita berhasil dibebaskan. Meski dosa pribadi menjauhkan kita dari Allah tapi manusia tetap memiliki keserupaan dengan Allah.

Tapi dewasa ini banyak penyelewengan yang dilakukan mausia. Penyelewengan ini banyak jenisnya dan kita merusak semuanya sampai tidak ada lagi yang tersisa. Selamanya akan seperti ini jika tidak ada yang bertobat, semua kejahatan bisa sirna bila manusia bertobat.

3. Allah Menciptakan Pria dan Wanita

Terakhir, Allah menciptakan manusia berpasangan, dari tulang rusuk Adam Allah menciptakan Hawa. Karena manusia telah diciptakan berpasangan, maka manusia bisa beranak cucu dan bertambah banyak. Ini cara yang sah untuk memperbanyak Kristen melalui pernikahan atau perkawinan.

Akhir Kata

Sekian sampai di sini terlebih dahulu penjelasan tentang asal usul manusia menurut kristen. Mudah-mudahan bisa menjadi penambah wawasan kita mengenai sejarah kemunculan manusia menurut Alkitab.

Baca: