Orang Kristen Makan Daging Kurban

Apa Boleh Umat Kristen Memakan Daging Qurban

Bersamakristus.org – Bolehkan orang Kristen makan daging kurban. Pada hari raya Idul Adha, umat Islam kerap berkurban sapi atau kambing, kemudian membagikan dagingnya kepada orang lain.

Kadang mereka tak sadar membagikan daging kurban tersebut kepada umat Kristen, karena mungkin sebagai tetangga mereka tak mengenal agama kita. Lantas bolehkah kita menerima dan memakan daging kurban itu?

Sebagai informasi, kurban atau qurban dalam agama Islam berarti dekat atau mendekatkan atau disebut juga Udhhiyah atau Dhahiyyah. Secara harfiah kurban berarti hewan sembelihan pada hari raya Idul Adha.

Di kesemapatan ini kami akan menjelaskan kepada Anda apakah boleh orang agama Kristen menerima dan makan daging kurban. Berikut penjelasannya yang sudah dirangkum dari berbagai sumber.

Bolehkah Orang Kristen Makan Daging Kurban

Tanpa banyak basa basi lagi, mari langsung saja kita simak pembahasan dan penjelasan lengkap mengenai apakah boleh orang agama Kristen makan daging kurban. Berikut ulasannya.

1. Daging Kurban untuk Orang Tidak Mampu

Umat Isalm memiliki pendapat bahwa daging kurban bisa dibagikan ke non-muslim, namun sebenarnya lebih dikhususkan kepada orang yang tidak mampu. Jadi, orang Kristen makan daging kurban sebenarnya diperbolehkan namun alangkah baiknya jika kita memang orang yang tidak mampu secara finansial.

Alternatif lainnya adalah kita bisa menerima namun memberikan kepada orang yang tidak mampu. Dengan demikian kita juga menerapkan prinsip toleransi beragama dna menerapkan prinsip kasih kepada sesama secara nyata.

2. Tidak Membuat Jauh dari Allah

“Makanan tidak membawa kita lebih dekat kepada Allah. Kita tidak rugi apa-apa, kalau tidak kita makan dan kita tidak untung apa-apa, kalau kita makan.”

1 Korintus 8:8

Makanan adalah kebutuhan jasmani, kita tahu bahwa Allah menguduskan dan menghallakan segalanya sehingga kita tidak lagi mengenal makanan haram. Tapi seringkali orang berpikir daging kurban dari orang Islam diserahkan kepada orang Islam, sehingga termasuk penyembahan berhala bagi Kristen.

Padahal dalam Alkitab sudah dinyatakan bahwa makanna tidak membuat kita jauh dari Allah. Sebaliknya, makanan termasuk daging kurban tidak akan membuat kita semakin dekat kepada Allah. Oleh karena itu tidak ada salahnya makan daging kurban karena tidak berbeda dengan daging lain.

3. Tidak Menganggap Daging Kurban Berhala

Tetapi bukan semua orang yang mempunyai pengetahuan itu. Ada orang, yang karena masih terus terikat pada berhala-berhala, makan daging itu sebagai daging persembahan berhala. Dan oleh karena hati nurani mereka lemah, hati nurani mereka itu dinodai olehnya.

1 Korintus 8:7

Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, jauhilah penyembahan berhala!

1 Korintus 10:14

Bersyukurlah bila kita menjadi satu dari sedikit orang yang paham bahwa daging kurban sama dengan daging biasa. Ternyata tak semua orang paham akan hal itu, dan masih menganggap daging kurban sebagai daging yagn kudus yang mendekatkan kita kepada Allah.

Orang Kristen juga ada yang masih menganggap daging kurban adalah daging persembahan. Hal ini tentu saja salah dan membawa kita pada kegagalan iman, dengan pemahaman seperti ini Paulus kepada jemaat Korintus melarang orang Kristen makan daging kurban.

Jika kita masih merasa daging itu berhala, kita najiskan dan tidak bisa memakannya. Orang lain mungkin juga beranggapan bahwa daging kurban sebagai daging persembahan untuk meminta pengampunan dosa dari Allah, seperti yang ada dalam Perjanjian Lama.

Tapi sebagai orang Kristen, kita tidak hanya percaya pada keberadaan Bapa, kita juga percaya akan kasih Bapa yang sudah menyerahkan anak tunggal-Nya, Yesus Kristus. Kita mempercayai Yesus sudah memberikan keswlamatan kepada kita, mengampuni dosa kita.

Maka dari itu bila ada yang masih percaya daging kurban adalah berhala, kita belum sepeuhnya memiliki iman Kristen yang benar. Padahal dalam iman Kristen seharusnya kita percaya pada Allah yaitu Bapa, Putra, dan Roh Kudus.

4. Boleh Makan Asal Tidak Ada yang Keberatan

Tetapi kalau seorang berkata kepadamu: “Itu persembahan berhala!” janganlah engkau memakannya, oleh karena dia yang mengatakan hal itu kepadamu dan karena keberatan-keberatan hati nurani.

1 Korintus 10:28

Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat.

1 Korintus 10:33

Kita memang memiliki iman teguh akan kekudusan daging kurban, namun sebagai makhluk sosial kita tidak hidup sendiri. Kita tahu bahwa ada keberagaman di dunia ini termasuk pendapat.

ebagai orang KRisten, kita tak bisa mengabaikna pendapat orang lain. Paulus juga sudah mengingatkan orang Kristen makan daging kurban diperbolehkan jika memang tidak ada keberatan dari orang lain.

Bila orang lain tidak senang kita makan daging kurban, atau merasa itu adalah salah, kita harus menghindarinya. Dengan demikian kita sekaligus menunjukkan sikap toleransi dan menghargai pendapat orang lain. Tentu saja tidak masalah untuk diri kita sendiri apakah makan atau tidak makan daging itu.

Akhir Kata

Sampai di sini dulu pembahasan dari kami mengenai bolehkah orang agama kristen makan daging kurban. Semoga penjelasan ini bisa membuat kita sama-sama paham apakah boleh makan daging qurban atau tidak.

Baca: