Cara Meditasi Menurut Kristen

Melakukan Meditasi dalam Agama Kristen

Bersamakristus.org – Cara meditasi menurut Kristen. Meditasi bisa dipahami sebagai suatu proses berpikir secara mendalam dan fokus untuk suatu periode tertentu guna mencapai ketenagan hati dan batin.

Kegiatan ini dilakukan dengan tiga kata kunci utama, yakni fokus, satu periode waktu, dan ketenangan. Orang yang bermeditasi biasanya pergi ke tempat yang tenang seperti bukit atau goa dalam waktu tertentu dan belum kembali sebelum mencapat pencerahan.

Sementara dalam Kristen, juga bisa dilakukan meditasi. Tapi tujuannya adalah untuk mengingat perbuatan Tuhan. Bagaimana Tuhan sudah memberkati kita dengan luar biasa, bagaimana Tuhan sudah mengampuni dosa serta kesalahan kita.

Lalu seperti apa cara meditasi menurut agama Kristen? Ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Bagi yang belum memahaminya bisa menyimak ulasan yang telah kami rangkum dari berbagai sumber berikut ini.

Cara Meditasi Menurut Agama Kristen

Tanpa banyak basa basi lagi, berikut adalah rangkuman cara meditasi dalam agama Kristen. Silahkan simak pembahasan lengkapnya pada ulasan dan uraian di bawah ini.

1. Persiapkan Fisik, Niat, dan Waktu

Hal pertama yang perlu dilakukan ketika meditasi adalah sebaiknya kita tidak terdistraksi oelh apa saja, entah ho, kerabat yang tiba-tiba menghampiri, atau bahkan rasa lapar sekalipun.

Maka dari itu sangat penting untuk kita mempersiapkan fisik, niat, dan waktu sebagai langkah awal cara melakukan meditasi menurut Kristen. Kita perlu mempersiapkan fisik dengan tidur dan makan yang cukup.

Siapkan waktu yang tepat juga, pastikan periode waktu meditasinya tidak mengganggu kesibukan dunia kita. Kosongkan waktu sesuai kebutuhan untuk meditasi, tentukan sendiri durasinya. Seiring waktu, durasi ini bisa bertambah panjang dan selanjutnya siapkan niat untuk melakukannya.

2. Cari Tempat dan Waktu Tepat

Meditasi tidak mengkhususkan tempat dan waktu tertentu, kita bebas melakukannya di mana saja dan kapan saja. Tapi ingat ada tiga kunci utama meditasi, yakni fokus, periode waktu, dan ketenangan. Maka diperlukan tempat yang tenang dan tidak diganggu.

Kita bisa melakukannya paling mudah di kamar pribadi. Selain itu, tentukan juga waktu yang tepat utuk menghindari datangnya distraksi. Tentukan juga bagaimana kita akan meditasi, mulai dari postur tubuh hingga posisi senyaman mungkin.

3. Menentukan Fokus Bacaan Meditasi

Salah seorang guru spiritual, John Main menyarankan agar selama meditasi kita hanya mneyebut satu fokus bacaan, seperti ‘Maranatha’ atau ‘Yesus, datanglah’. Baginya, fokus bacaan ini mengundang kehadiran Kristus dan kita tidak perlu melibatkan perasaan kita yang mungkin malah akan menjadi distraksi.

Mungkin sebagian orang merasa kita memang perlu melakukan bacaan, tapi tidak harus ‘Maranatha’. Kita bebas menentukannya sendiri, asalkan kita bisa fokus pada meditasi yang dilakukan dan tidak membuat kita terganggu.

Tapi ada juga yang berpikir kita tak perlu fokus bacaan tersebut. Kristus yang paling mengenal hati kita, dia selalu hadir dan kita bisa merasakan kehadiran-Nya kapan saja. Sebelum meditasi, kita justru perlu menentukan bacaan yang ingin kita pahami dan perdalam.

4. Fokus pada Tuhan

Ingat bahwa meditasi Kristen bertujuan untuk semakin mengenal Kristus. Maka dari itu inti meditasi adalah memfokuskan pikiran pada Tuhan, kita bisa memulainya dengan menyebut fokus bacaan yang sudah kita tentukan.

Jika tidak menyiapkan fokus bacaan, kita bisa mulai dengan menyanyikan lagu gereja pujian bagi Tuhan dan menyembah Kristus. Sembari menyebutkan fokus bacaan atau menyanyikan pujian, berdoalah minta fokus dari Tuhan.

5. Minta Pertolongan untuk Bisa Mendengar Tuhan

Kita sadar bahwa kita hanya manusia biasa, kita tidak aka mampu mendengar suara Tuhan tanpa kuasa dari-Nya. Maka dari itu sungguh-sungguhlah berdoa meminta pertolongan agar bisa mendengar suara Tuhan. Minta dia memberikan Roh Pengertian, membuka telinga kita, dan membuat kita peka akan suara Tuhan.

6. Minta Pengampunan Dosa

Manusia adalah makhluk penuh dosa sedangkan Allah itu suci dan kudus. Dia tidak suka terhadap dosa sehingga kita tidak boleh lupa untuk memohon ampun atas segala dosa yang telah kita perbuat. Sebisa mungkin, sebutkan dosa-dosa kita secara spesifik. Dengan pengampunan dosa, kita bisa menyatakan kerendahan hati kita.

Sekali lagi, nyatakan keagungan dan kemahakuasaan Allah, ingat selalu bahwa Allah berkehendak pada setiap orang yang datang kepada-Nya. Jangan lupa bersyukur karena kita percaya akan janji keselamatan dalam Alkitab.

7. Mendalami Bacaan Mantra

Bila kita memilih membaca fokus bacaan, terus sebutkan fokus bacaan tersebut secara berulang-ulang selama waktu meditasi. Kita bisa menyanyikan lagu pujian di antara fokus bacaan yang kita sebut. Sebutkan terus sampai kita merasa mampu berkomunikasi dengan-Nya, sampai kita mengerti kehendak-Nya.

Bila tidak menyiapkan fokus bacaan, dalami bacaan Alkitab yang sudah kita siapkan. Kita bisa mendalaminya dengan membaca, mengulagi kembali, menulis, dan menuliskannya lagi. Meditasi tidak bisa dilakukan untuk membuat kita hapal dengan bacaan tersebut, maka jangan fokus ke arah situ.

Fokuslah untuk terus dibentuk melalui bacaan tersebut. Seiring pendalaman Alkitab, kita bisa berdoa untuk menyanyiakn lagu pujian. Dengan membaca dan menuliskannya berulang kali, kita akna semakin terbuka pikirannya untuk memahami apa yang Allah inginkan.

8. Menentukan Tindakan

Sebelum mengakhiri meditasi, tentukan tindakan yang akan kita ambil. Tindakan ini harus merupakan sebuah aksi nyata yang kita lakukan. Kita tidak ingin hasil dari meditasi ini menjadi sia-sia. Sekali lagi, meditasi tidak hanya bertujuan membuka pikiran kita, tetapi lebih lagi menjadi serupa dengan Kristus.

Sehingga jangan pernah hentikan meditasi pada waktu tertentu saja. Terus lanjutkan dengan melakukan tindakan nyata yang sudah kita tentukan dan laksanakan sehari-hari. Mintalah pertolongan Roh Kudus untuk terus mengingatkan dan meneguhkan kita dalam melakukannya.

9. Bersyukur

Terakhir ketika kita mampu mengerti firman Tuhan dan berkomunikasi dengan-Nya maka kita harus mengucap syukur. Ingat bahwa kita mausia berdoa dan Allah adalah kudus. Kita tidak layak untuk menghadap-Nya, tapi Dia mau mengampuni segala dosa dan berbicara dengan kita.

Akhir Kata

Itu dia pembahasan lengkap dari kami mengenai cara meditasi menurut agama kristen. Semoga bisa menjelaskan kepada Anda mengenai cara meditasi dalam agama Kristen yang baik dan benar.

Baca: