Contoh Nilai Kristiani dalam Lingkungan Sekolah

Nilai-nilai Kekristenan di Lingkungan Sekolah

Bersamakristus.org – Contoh nilai Kristiani dalam lingkungan sekolah. Seorang remaja ketika menjalani kehidupan pendidikan di sekolah formal, tidak boleh meninggalkan nilai-nilai Kristianinya.

Karena peran nilai Kristiani ada banyak sekali bukan hanya untuk diri kita sendiri melainkan juga teman di sekitar. Salah satunya yang jelas adalah membawa dampak baik bagi kehidupan kita di lingkungan sekolah.

Sehingga, kita juga harus melaksanakan nilai-nilai Kristiani di lingkungan sekolah. Entah itu pada saat jam pelajaran berlangsung, ketika istirahat, maupun lingkungan yang ada di sekitar sekolah.

Lalu apa saja yang harus kita lakukan? Bagaimana kita mulai menerapkan nilai Kristiani tersebut? Untuk itu kita memerlukan contoh nilai Kristiani dalam lingkungan sekolah.

Contoh Nilai Kristiani di dalam Lingkungan Sekolah

Di bawah ini kita bias bersama-sama menyimak contoh nilai Kristiani yang ada di lingkungan sekolah. Anda bisa melihat langsung pembahasan dan ulasannya pada penjelasan di bawah berikut ini.

1. Nilai Kasih

Kasih menjadi hukum Tuhan yang paling sempurna, beasr, dan inti seluruh iman Kristen. Umat Kistiani wajub mewujudkan kasih, termasuk di kehidupan sekolah karena tanpa kasih, hidup akan menjadi sia-sia.

Contoh nilai kasih dalam lingkungan sekolah bias diwujudkan dalam bentuk kepedulian terhadap sesama, teman sekelas, guru, atau orang yang kita temui di sekolah. Contohnya guru menegur murid yang melakukan kesalahan dengan kasih, bukan dengan amarah.

Selain itu, contoh lainnya ketika murid menunjukkan kasih terhadap gurunya dengan memperhatikan pelajaran. Kepada sesama teman, umat Kristiani wajib membantu sama lain, mengajari pelajaran dari guru yang belum dimengerti, bekerja sama dalam tugas kelompok, dan lainnya.

2. Sukacita

Umat Kristen harus senantiasa bersukacita dalma Tuhan, karena sukacita merupakan salah satu buah-buah Roh Kudus yang perlu dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Sukacita bersumber dari kepercayaan terhadap janji-Nya, bahwa Tuhan akan menyertai kita smeua.

Contoh nilai sukacita di lingkungan sekolah yaitu tetap bersukacita meski menghadapi permusuhan dari teman sekelas. Tetaplah bersukacita meskipun mendapatkan nilai yang tidak sesuai dengan harapan karena setidaknya kita sudah berusaha. Juga memanjatkan doa belajar Kristen sebagai salah satu bentuk sukacita di sekolah.

3. Damai Sejahtera

Damai sejahtera berarti ketenangan hati, sikap ini dimiliki karena ktia sadar seluruh kehidupan kita ada di tangan Allah. Dengan kematian Tuhan di kayu salib, Dia sudah mengadakan damai sejahtera di kehidupan.

Damai sejahtera, contohnya bias dilakukan di sekolah seperti menjadi penengah dalam perselisihan antarteman. Contoh lainnya tidak memulai perselisihan, atau meminta maaf lebih dulu kepada teman sekolah yang berselisih dengan kita.

4. Sabar

Seorang umat Kristen juga perlu sabar, tenang, tidak terburu-buru, dan bisa menahan godaan serta jangan mudah putus asa. Nilai kesabaran dituliskan dalam alkitab, kesabaran Allah supaya kita bertobat, yaitu Allah sabar menanti Nuh mempersiapkan bahtera.

Di lingkungan sekolah, contoh nilai kesabaran sesuai ayat Alkitab tentang kesabaran bisa ditunjukkan dengan bersyukur karena bisa sekolah dan sabar ketika ada yang menjelekkan kita. Selain itu, juga ketika guru bersabar mengajar murid-murid yang bebal.

5. Kemurahan Hati

Allah sudah lebih dulu mengasihi manusia, kemurahan dan kebaikan Allah tidak hentinay diberikan kepada hidup kita. Maka dari itu kita sebagai umat Allah sudah sepantasnya meneladani kemurahan serta kebaikan-Nya sekaligus melakukan hal yang sama kepada sesama.

Ada banyak contoh nilai Kristiani tentang kemurahan hati di lingkungan sekolah, seperti memberikan senyum kepada teman baru, memberi perhatian pada teman yang sedang mengalami kesulitan, menghormati, dan mendengarkan kata guru.

6. Kesetiaan

Kesetiaan yaitu sikap bisa dipercaya, tekun dalam melakukan sesuatu, serta berupaya sampai berhasil dan bisa diandalkan. Kesetiaan bisa diteladani dari Tuhan yang menyelesaikan penebusan-Nya di dunia. Orang yang setia dalam perkara kecil, Tuhan akan percayakan perkara besar.

Kesetiaan juga mnejadi salah satu indikator ukuran pertumbuhan rohani. Contohnya di skeolah, kita bisa mewujudkan dengan setia untuk terus bersekolah, mengikuti pelajaran dari awal sampai akhir, setia kepada teman, dan tidak membandingkan dengan sekolah yang lain.

7. Kelemahlembutan

Orang yang lemah lembut akan memiliki bumi. Lemah lmebut mengacu kepada sikap mengalah, tidak kasar, atau menyakiti orang lain, tenang, serta penyabar. Kita tidak bisa bersikap yang menunjukkan kebiasaan buruk umat Kristen.

Misalnya di lingkungan sekolah guru berkata dengan lemah lembut pada saat menyampaikan pelajaran, serta menegur murid yang melakukan kesalahan. Seorang siswa juga tidak menyakiti sesama, tidak berkata kasar, dan bersedia meminta maaf terlebih dahulu.

8. Penguasaan Diri

Sikap menguasai diri sendiri membuat seseorang bisa mengontrol dirinya, terutama terkait emosinya dengan baik. Dalam Alkitab, penguasaan diri dikisahkan ketika Yusuf mampu menguasai diri ketika istri Potifar memintanya berhubungan badan. Contoh lainnya dalam perilaku Yesus di Taman Getsemani.

Di sekolah, siswa bisa melakukan penguasaan diri dengan memprioritaskan teman belajar dibanding bermain, mengendalikan diri saat berinteraksi dengan murid, guru, atau sesama rekan sekolah. Siswa juga harus bisa menahan emosi dan tidak berlaku kasar kepada sesama.

Akhir Kata

Sampai di sini terlebih dahulu pembahasan dari kami mengenai contoh nilai kristiani di dalam lingkungan sekolah. Mari kita laksanakan contoh nilai-nilai Kristiani tersebut, tidak hanya dibaca saja.

Baca: