Perbedaan Hukum Taurat dan Injil

Apa Bedanya Hukum Taurat dengan Injil

Bersamakristus.org – Perbedaan hukum Taurat dan Injil. Yesus meruoakan manusia istimewa yang Allah ciptakan sendri, berkorban untuk menumpahkan darah-Nya dan diperuntukkan dalam persembahan penebusan dosa yang sudah dibuat manusia.

Dalam Alkitab juga pernah diceritakan bahwa seorang guru pernah bertanya pada Yesus ‘apakah hukum yang terutama dalam Taurat’. Kemudian Yesus meneybutkan dua ayat.

Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, segenap kekuatanu dan kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.

Ulangan 6:5 dan Imamat 19:18

Sementara dalam hukum Injil membuat pertanyaan tersendiri untuk umat, yaitu ajaran dan hukumnya yang harus kita lakukan serta kita ikuti. Sebenarnya apa sih perebdaan antara hukum Taurat dan Injil? Di sini kami akan menjelaskannya.

Hukum Musa dan Hukum Kristus

Tetapi sekarang Ia telah mendapat suatu pelayanan yang jauh lebih agung, karena Ia menjadi Pengantara dari perjanjian yang lebih mulia, yang didasarkan atas janji yang lebih tinggi. Sebab, sekiranya perjanjian yang pertama itu tidak bercacat, tidak akan dicari lagi tempat untuk yang kedua.
Ibrani 8:6-7

Alkitab telah menjelaskan abhwa dengan kebenaran kita bisa membebaskan dari adanya dosa dan penghukuman. Dia menjadi satu-saunya berita yang mampu menyelamatkan jiwa. Perjanjian Lama yang terdapat hukum Musa dan Perjanjian Baru yang terdapat pada hukum Kristus adalah firman Allah.

Ada beberapa yang harus dipahami tentang adanya hukum Musa. Ada yang harus diketahui bahwa hukum Musa apabila ada yang memang mengajarkan kita untuk tetap melakukan hukum Perjanjian Lama maka dari itu kita harus mengetahui beberapa hal sebagai berikut.

  • Sesungguhkan seseorang tidak dapat diselamatkan dan dibenarkan dengan menggunakan hukum Musa (Kisah Rasul 13:39).
  • Orang Kristen yang telah berusaha untuk dibenarkan oleh hukum Musa maka sebenarnya mereka telah jatuh dari anugerah tersebut. (Galatia 5:4).
  • Apabila ada seseorang yang telah menginginkan untuk melakukan ajaran hukum Musa, mereka mempunyai ketentuan yang harus diikuti, yaitu harus melakukannya secara menyeluruh dan tidak diperkenankan untuk diikuti sebagian saja (Galatia (5:4). Pada hukum Musa maka dia diharuskan untuk mengorbankan beberapa jenis binatang dan melakukannya dengan menempuh perjalanan jauh ke tempat yang telah ditentukan oleh Allh (Yerusalem), diharuskan untuk mengikuti semua hari-hari raya (Paskah, dllnya), bersedia untuk dilempri dengan beberapa batu apabila memang terbukti bahwa menghujat nama Tuhan.
  • Tidak mungkin untuk memilih sendiri, sehingga kita mungkin harus apa yang memang baik untuk tetap dilakukan. Maka tidak memungkinkan untuk dapat memilih hukum Muda dan Hukum Kristus secara bersamaan.

Hukum Taurat dan Injil

Kasih Yesus Kristus sudah bisa menuntun mereka yang sudah selamat dari anugerah untuk tidak lagi hidup bagi dirinya sendiri melainkan untuk menyatakan bahwa adanya kebenaran Kristus ini secara bebas kepada semua umat manusia.

Diceritakan juga kepada banyak orang tentang Yesus Kristus yang bersama segala pujian dan pelayanan menjadi salah satu hasil pertama dari kasih Yesus yang ada dalam kehidupa kita demi mencerminkan karakter KRisten sejati.

Penting juga untuk mengetahui bahwa hukum Taurat sudah menunjukkan adanya keberdosaan yang telah dilakukan oleh manusia yang layak untuk diberi hukuman akan perbuatan yang telah dilakukan dan Injil memberikan kita jaminan bahwa anugerah Yesus sudah menyelamatkan kita dari adanya penghukuma dari hukum Taurat.

Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena Tuhan itulah perlindunganmu!

Nehemia 8:11

Akhir Kata

Simak langsung pembahasan tentang perbedaan hukum taurat dengan injil. Semoga bisa menjelaskan kita untuk perbedaan antara hukum yang ada pada kitab Taurat dan Injil.

Baca: