Tata Cara Penerimaan Sakramen Krisma

Cara Menerima Sakramen Krisma dalam Katolik

Bersamakristus.org – Tata cara penerimaan sakramen krisma. Sakramen krisma atau sakramen penguatan adalah salah satu sakramen Katolik yang masuk dalam kategori inisiasi. Inisiati merupakan penerimaan anggota baru Katolik.

Sakramen ini perlu dilakukan khususnya bagi umat Kristiani yang sudah menerima syarat. Karena ada banyak tujuan sakramen Krisma yang menjadi alasan penerimaan sakramen ini penting.

Tapi tentu saja ada banyak hal yang perlu diperhatikan pada saat menerima sakramen ini. Salah satunya ialah soal panduan menerima sakramen Krisma dalam agama Katolik

Di kesempatan ini kami akan menjelaskan kepada Anda bagaimana langkah menerima sakramen krisma menurut pandangan agama Katolik. Anda dapat melihat ulasan lengkapnya di bawah ini.

Tata Cara Penerimaan Sakramen Krisma dalam Katolik

Langsung saja berikut adalah pandangan dan penjelasan lengkap mengenai tata cara penerimaan sakramen krisma menurut agama Katolik. Berikut penjelasannya, bisa Anda simak.

1. Persiapan

Para calon penerima sakramen krisma dipanggil terlebih dahulu masuk ke ruang imam oleh pastur atau katekis lain sesuai kebiasaan gereja masing-masing. Jika anak-anak, akan diantar oleh seorang wali atu orangtua mereka lalu berdiri di hadapan uskup.

2. Homili

Jika sudah, uskup akan mengadakan homili singkat, dia akan menerangkan bacaan kepada calon epnerima sakramen krisma serta kepada orang yang menghadiri upacara sakramen krisma. Tujuannya supaya mereka jgua memahami makna serta tujuan sakramen Krisma.

3. Pembaruan Janji Baptis

Tata cara penerimaan sakramen krisma diteruskan dengan pembaruan janji baptis. Mereka pasti pernah menerima sakramen baptis sebelumnya. Mereka juga akan mengulangi jani baptis di depan uskup d para hadirin. Setelah itu mereka juga akan menerima beberapa pernyataan yang menyangkut iman.

Misalnya apakah mereka percaya Allah Bapa adalah pencipta langit dan bumi, apa mereka percaya Tuhan Yesus adalah anak Allah yang tunggal dan dikandung perawan Maria, serta seterusnya. Pertanyaan ini membutuhkan kesadaran penuh untuk dijawab.

4. Penumpangan Tangan

Penumpangan tangan merupakan bagian dari inti pelaksanaan sakramen krisma. Para calon imam akan didoakan supaya Allah Bapa bisa mencurahkan kepadanya Roh Kudus. Roh yang akan menguatkan mereka dengan berkat melimpah.

5. Pengurapan Minyak Krisma

Para calon juga akan dibimbign satu per satu oleh wali krisma untuk diantarkan kepada uskup. Wali masing-masing akan meletakkan tangan kanan ke atas bahu calon dan menyebutkan namanya kepada uskup.

Setelah itu uskupyang sudah menerima minyak krisma dari diakon akan mencelupkan ibu jari ke minyak tersebut. Setelah itu dia akan membuat tanda salib pada dahi calon dengan jelas.

Sambil menyebut nama calon, uskup juga akan memberikan tanda penerimaan karunia Roh Kudus. Setelah pengurapan, uskup akan membasuh tangannya. Acara berikutnya yaitu doa umat yang disusul dengan doa penutup sakramen krisma oleh uskup.

Akhir Kata

Itu saja yang mungkin dapat kami sampaikan pada kesempatan ini mengenai tata cara penerimaan sakramen krisma katolik. Mudah-mudahan informasi yang kami sampaikan di atas bisa menjelaskan kepada Anda tata cara penerimaan sakramen Krisma menurut agama Katolik.

Baca: