Makna Ibadah Rabu Abu

Arti Rabu Abu dalam Agama Kristen

Bersamakristus.org – Makna ibadah rabu abu dalam Kristen. Rabu Abu merupakan salah satu ibadah di gereja yang dilaksakan setelah ibadah minggu, yaitu transfigurasi Yesus.

Dalam peristiwa ini, ada pernyataan Kristus sebagai anak Allah yang ada dengan tubuh dari kemuliaan-Nya. Maka dari itu adanya Minggu Transfigurasi menjadi bagian yang akan mengakhiri masa-masa epifani.

Setelah itu, kemudian umat Kristiani akan memasuki masa-masa pra-Paskah yaitu dinamakan dengan Rabu Abu. Tentunya perayaan ini juga memiliki makna sama seperti ibadat-ibadat dalam agama Kristen lainnya.

Tapi mungkin masih banyak yang belum memahami apa makna dan arti Rabu Abu. Oleh karena itu pada kesempatan ini kami akan membahasnya secara lengkap dan Anda bisa menyimak ulasannya pada pembahasan di bawah ini.

Makna Arti Rabu Abu dalam Agama Katolik

Tanpa banyak basa basi lagi, langsung saja silahkan simak pembahasan lengkapnya pada ulasan lengkap di bawah berikut ini. Berikut rangkumannya dari berbagai sumber.

1. Penggunaan Kata Abu

Yesus Kristus menyinggung penggunaan kata abu, dalam hal ini berarti kota-kota yang menolak bertobat dari dosa mereka. Meski mereka sudah melihat mukjizat dan telah mendengarkan kabar gembira.

Seandainya mukjizat-mukjizat yang telah terjadi di tengah-tengahmu terjadi di Tirus dan Sidon, maka sudah lama orang-orang di situ bertobat dengan memakai pakaian kabung dan abu.

Matius 11:21

2. Memasuki Masa Pra-Paskah

Abu digunakan sebagai tanda adanya masa pra-Paskah, yaitu masa di mana kita mempersiapkan selama 40 hari memasuki Paskah. Ibadah Rabu Abu telah ditemukan sejak masa awal oleh Greforian Acramentary yang telah diterbitkan sekitar abad kedelapan.

3. Menabur Dosa

Sekitar tahun 1000-an, seorang iman Anglo Saxon yang bernama Elfric telah menyampaikan khotbah. Isi khotbahnya adalah sebagai berikut.

Kita membaca dalam kitab-kitab, baik dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, bahwa mereka yang menyesali dosa-dosanya menaburi diri dengan abu serta membalut tubuh mereka dengan kain kabung. Sekarang, marilah kita melakukannya sedikit pada awal masa pra-Paskah kita, kita menaburkan abu di kepala kita sebagai tanda bahwa kita wajib menyesali dosa-dosa kita terutama selama masa pra-Paskah.

4. Menyesali Dosa

Gereja juga telah menggunakan arti abu sebagia tanda permulaan masa tobat pra-Paskah. Kita juga mengingat akan suatu hal yang tak abadi dan suatu saat kita akan meyesali dosa-dosa kita.

5. Datangnya Kerajaan Allah

Masa pra-paskah menjadi masa untuk menunjukkan belas kasih tulus yang telah dinyatakan kepada mereka yang merasa kekurangan, yang harus menjadi bagian dari silih dan tobat kita. Sehingga, itu bisa mencerminkan tindakan kesetiakawanan dan keadilan yang sangat penting bagi datangnya kerajaan Allah di dunia ini.

Akhir Kata

Sekian pembahasan lengkap dari kami mengenai makna ibadah rabu abu dalam kristen. Mudah-mudahan kita bisa lebih memaknai Rabu Abu dengan semakin baik setelah mengetahui maknanya.

Baca: