Perbedaan Pujian dan Penyembahan dalam Liturgi

Beda Pujian dengan Penyembahan dalam Gereja

Bersamakristus.org – Perbedaan pujian dan penyembahan dalam liturgi. Mungkin masih banyak yang mengira antara memuji dan menyembah memiliki arti yang sama, padahal keduanya jelas-jelas berbeda secara terminologi.

Pujian adalah menyatakan sesuatu secara positif tentang seseorang, dengan tulus dari dalam hati. Pujian menjadi ucapan yang membuat orang yang mendengarnya merasa tersanjung.

Sedangkan penyembahan adalah latihan spiritual kudus yang menghubungkan manusia dengan Allah melalui ekspresi hati yang mengasihi. Penyembahan kerap dilakukan di dalam gereja lewat doa persembahan Kristen.

Masih banyak aspek lainnya yang membedakan pujian dan penyembahan kepada Tuhan Yesus menurut agama Kristen. Di bawah ini kami jelaskan kepada Anda selengkapnya.

Perbedaan Pujian dan Penyembahan Menurut Agama Kristen

Tanpa banyak basa-basi kembali, ini dia penjelasan tentang perbedaan antara memuji dan menyembah Tuhan menurut agama Kristen. Simak selengkapnya pada uraian yang kami rangkum dari banyak sumber.

1. Tujuan

Perbedaan pertama antara pujian dan penyembahan terletak pada tujuan awal. Pujian untuk Tuhan adalah kegiatan yang bertujuan menyenangkan hati Tuhan melalui nyanyian lagu rohani gereja. Sedangkan penyembahan lebih bertujuan untuk berkomunikasi kepada Tuhan seperti doa yang diucapkan.

2. Konsep

Konsep pujian dan penyembahan yang dilakukan Imam Lewi juga berbeda serta lebih terkonsep. Sebenarnya pujian merupakan liturgi yang dibawakan pada saat Imam Lewi berada di pelataran kemah kudus tempat para imam bisa menemui Allah. Sedangkan penyembahan merupakan bagian dari liturgi yang dibawakan ketika memasuki ruang maka kudus pada bait Allah.

3. Makna

Pujian berbicara tentang kesiapan seseorang di ruang pelataran atau ketika hendak memasuki komunikasi yang lebih intim pada Allah. Sedangkan pada penyembahan umat Kristen telah memasuki area maha kudus dan bercakap-cakap dengan Allah. Di zaman nabi, ini dilakukan di urang maha kudus dan Allah menampakkan diri pada para Imam Lewi yang Dia percaya sebagai penyampai firman-Nya.

4. Pelaksanaan

Pelaksanaan di masa kini dilakukan pada tata ibadah umat Ktirsten, pujian dilakukan pada lagu pembuka atau sebagai bagian dari lagu pujian sebelum firman. Sementara penyembahan dilakukan lebih fokus pada waktu pribadi dengan Allah, biasanya sebelum dan sesudah firman untuk membantu mengkhusyukkan diri pada firman Allah.

5. Dasar

Persamaan pujian dan penyembahan terletak pada firman Allah. Karena di dalam Alkitab tertulis Tuhan ingin umat-Nya memuji serta menyembah Dia. Maka dari itu hal ini cukup penting untuk selalu dilakukan apalagi dengan penuh tuntunan Roh Kudus supaya menghasilkan pujian penyembahan yang berkenan kepada Allah.

6. Alkitab

Pada Alkitab terdapat beberapa ayat pendukung untuk melakukan pujian dan penyembahan. Mazmur sering meminta kita untuk memuji Tuhan lebih sering setiao waktu, hal ini yang mendasari pentingnya untuk tetap memuji atau menyembah Allah meski ada banyak hal yang kita hadapi.

Akhir Kata

Itu dia ringkasan pembahasan mengenai perbedaan pujian dan penyembahan kristen. Semoga penjelasan yang kami paparkan bisa membuat Anda lebih memahami perbedaan di antara keduanya.

Baca: