Tujuan Diturunkan Kitab Injil

Tujuan Alkitab Injil Turun ke Bumi

Bersamakristus.org – Tujuan diturunkan kitab Injil. Injil merupakan kitab umat Kristen dan Katolik, di dalamnya memuat banyak sekali petunjuk hidup yang harus dipelajari dan direnungkan Kristiani.

Misalya seputar cara membedakan yang benad dan salah, teladan dari para nabi, larangan poligami dalam Injil, dan lainnya. Kebenaran yang dituliskan dalam Injil adalah mutlak, tidak boleh disangkal.

Tapi pernahkah Anda berpikir apa sih tujuan diturunkannya Injil untuk kehidupan manusia? Terutama bagi umat Kristiani? Di masa sekarang kita mungkin hanya menerima Injil sebagai kitab saja tanpa tahu sejarahnya.

Ini dapat menjadi renungan kita, mengetahui apa alasan dan tujuan diturunkan Injil bagi agama Kristen. Sehingga kita bisa menjadi semakin dekat dengan Injil dan Roh Kudus.

Tujuan Diturunkan Kitab Injil bagi Kristen

Berikut beberapa rangkuman dari berbagai sumber mengenai tujuan diturunkan kitab Injil kepada orang Kristen. Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Memberi Pehamaman Tentang Yesus KRistus

Allah menggunakan manusia dengan berbagai latar belakang dan kepribadian yang berbeda untuk menuliskan Injil. Hal tersebut digunakan untuk menggenapi tujuan-Nya dengan menekankan berbagai aspek berbeda dari kepribadian dan pelayanan Yesus dalmam Injil yang ditulis rasul-rasul.

Injil Matius, Markus, dan Lukas juga disebut Injil Sinoptis karena gaya dan isi tulisannya memberikan sinopsis kehidupan Yesus. Sedangkan Injil Yohanes lebih menekankan kandungan teologis dari kehidupan Yesus Kristus dan makna di dalamnya.

Matius menulis silsilah Yesus dari sudut pandang orang Yahudi, bahwa Yesus adalah penggenapan nubuat-nubuat dalam Perjanjian Lama. Markus menulis untuk non-Yahudi, menekankan lkepada pelayaan Yesus.

Bahwasannya Dia datang untuk memberi nyata-Nya menebus dosa orang percaya. Lukas kemudian menekankan pada aspek historis, sejarawan, yang mencatat kehidupan Yesus secara sistematis berdasarkan keterangan para saksi yang dikumpulkan.

2. Memberi Pemahaman dKebenaran Kisah Yesus

Keputusan pengadilan harus didasrkan pada dua atau tiga saksi dan boleh lebih. Demikian juga kisah kehidupan dan kematian Yesus yang ditulis dalam Injil tidak hanya berasal dari satu sumber saja. Kita pun dengan demikian bisa memverifikasi serta menila secar objektif.

Perbedaan-perbedaan kemudian akan muncul dalam masing-masing Injil, memperlihatkan keaslian dari tiap Injil. Hal ini menunjukkan bahwa kisah kehidupan, pelayanan, dan kematian Yesus yang ditulis di Injil bersifat faktual.

3. Memberi Pemahaman pada Mereka yang Rajin Mencari

Pada saat mempelajari Injil dengan lebih memperhatikan secara detail mengenai setiap tulisan, akan lebih banyak hal yang bisa kita pelajari. Pemahaman yang lebih akan diperoleh ketika menyediakan waktu untuk menganalisa kisah yang berbeda tentang peristiwa khusus yang dilakukan Yesus dalam pelayanan-Nya di dunia.

Misalnya tentang kisah Yesus berjalan di atas air, dalam kitab Matius tidak dijelaskan kenapa Yesus memerintahkan murid-Nya naik perahu mendahului-Nya ke seberang. Tapi jika menggabungkan nya dengan konteks peristiwa yang ditulis dalam Markus 6, dijelaskan saat itu murid Yesus baru kembali dari perjalanan mengusir setan dan menyebmbuhkan orang dengan kuasa yang diberikan Yesus.

Yesus pun memerintahkan murid-Nya lebih dulu ke seberang dan membiarkan mereka bergumul melawan angin atau ombak serta menerjang perahu mereka. Sampai kemudain Yesus datang dengan ebrjalan di atas air. Yesus tidak menghampiri mereka sampai murid-Nya berseru.

Dalam hal ini, Yesus mengungkapkan bahwa kita tidak bisa berbuat apa-apa untuk Allah. Selain itu memperlihatkan juga bahwa tiadk ada hal yang mustahil bagi mereka yaan bergantung kepada-Nya.

Akhir Kata

Sampai di sini terlebih dahulu penjelasan dari kami mengenai tujuan diturunkannya kitab injil. Penjelasan di atas semoga bisa menambah pengetahuan kita mengenai penyebab dan alasan turunnya Akitab.

Baca: