Tata Cara Puasa Orang Katolik

Cara Melakukan Puasa dalam Agama Katolik

Bersamakristus.org – Tata cara puasa orang Katolik. Puasa dipahami sebagai ibadah yang dilakukan oleh umat Muslim dengan cara tidak makan dan minum dalam kurun waktu tertentu.

Dalam kepercayaan Katolik, juga terdapat puasa yang dapat dilakukan kapan saja. Tidak harus di bulan Ramadhan seperti yang biasa orang beragama Islam lakukan.

Perlu diketahui, tujuan puasa Kristen juga bermacam-macam. Mulai dari minta jodoh, kebaikan kerja, mendapatkan sukacita, kesehatan badan, kebahagiaan, dan lain sebagainya.

Lalu bagaimana orang Katolik harus menjalankan puasa? Tentu saja ada tata cara berpuasa bagi orang Katolik bukan? Di kesempatan ini kami akan menjelaskannya kepada Anda.

Tata Cara Berpuasa bagi Orang Katolik

Tanpa banyak basa basi lagi mari langsung saja silahkan simak penjelasan berikut mengenai panduan cara puasa bagi orang Katolik. Berikut ulasan lengkapnya dari berbagai sumber.

1. Berpantang Setiap Jumat Sepanjang Tahun

Waktu puasa orang Katolik biasanya dilakukan setiap jumat selama setahun berjalan. Puasa bisa dilakukan dengan menerapkan pantangan makan makanan tertentu. Puasa bagi umat Katolik juga bisa dilakukan dengan beberapa cara, jenis, dan macam-macam yang berbeda.

Puasa ini bias seperti pantang memakan semua jenis daging, hanya makan sayuran hijau, buah, nasi pokok, dan lainnya. Kemudian setelah kenyang maka tidak makan sepanjang hari. Hari jumat ditentukan sebagai hari tobat, namun pada beberapa waktu tertentu kadang juga dilaksanakan pada rabu.

2. Menentukan Jenis Pantangan

Penentuan jenis pantang atau puasa yang dilakukan dalam tata cara puasa orang Katolik juga penting dilakukan. Menentukan jenis pantang atau puasa yang ingin dilakukan ada baiknya memilih makanan dan minuman yang paling tidak disukai seperti garam, atau yang paling sering dikonsumsi seperti daging.

Tapi dalam beberapa kasus, juga ada orang yang melkaukan pantang makanan dan minuman yang sangat mereka sukai. Hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap puasa yang dijalani. Pantang yang dilakukan perlu diketahui tidak hanya terbatas pada makanan saja, melainkan juga kebiasaan tertentu.

3. Jangka Waktu Puasa

Puasa umat Katolik bisa berjangka waktu berapapun lamanya. Puasa yang biasa dilakukan selama sebulan bagi umat Islam, namun bagi orang Katolik puasa hanya dilaksanakan di. hari jumat saja dan bila ingin menambah jeda puasa hal ini tidak dipermasalahkan.

Minimal puasa yang bisa dilakuakn dalam setahun yaitu ketika hari rabu abu dan jumat agung, atau jika ingin lebih lama melakukan puasa, bisa berpuasa dalam ketujuh hari jumat ketika masa prapaskah. Untuk berpuasa penuh, yaitu makan kenyang satu kali bisa juga dipilih waktu yang bisa disesuaikan, baik itu pagi, siang, ataupun malam.

Ibadah puasa sejatinya dapat dilakukan sebagai bentuk pertobatan atau sebagai cara mendekatkan diri dengan Tuhan. Perkara puasa juga ditunjukkan dalam keteladanan Yesus semasa hidup-Nya dan bagaimana karakter Kristus itu.

Kesimpulan

Mungkin itu saja pembahasan dari kami mengenai tata cara berpuasa orang katolik. Mari kita terapkan tata cara di atas sehingga bisa menjalankan puasa dalam Katolik dengan lebih baik.

Baca: