Sakramen Gereja Anglikan

Sakramen di dalam Gereja Anglikan

Bersamakristus.org – Sakramen gereja anglikan. Setiap gereja memiliki sakramennya masing-masing, bisa sama dan bisa berbeda dalam pelaksanaannya tapi tujuannya serupa.

Seperti contohnya perbedaan sakramen Katolik dan Protesan yang paling umum. Jumlah sakramen keduanya berbeda, pelaksanaannya juga berbeda, namun memiliki maksud dan tujuan yang sama.

Tak terkecuali sakramen di dalam gereja anglikan atau anglican. Terdapat beberapa perbedaan yang membuat sakramen pada gereja ini menjadi perlu dipelajari lebih lanjut.

Bagi yang belum tahu, anglikan, anglican, atau anglikanisme adalah tradisi dalam kekristenan yang terdiri dari gereja Inggris dan gereja historis. Tradisi ini saling berkaitan soal keyakinan, praktik ibadah, serta struktur gereja.

Kumpulan Sakramen Gereja Anglikan

Lalu apa saja sakramen yang dilaksanakan dalam gereja anglikan? Mungkin banyak yang penasaran, maka dari itu langsung saja mari kita baca pembahasannya yang kami rangkum di bawah ini.

1. Baptisan

Baptisan memang wajib dilakukan abgi orang percaya. Sakramen pembaptisan di gereja anglikan merupaakn ritus inisiasi bagi orang Kristen. Umumnya baptisan di anglikan dilakukan imam Paroki atau Diakon. Orang yang mau dibaptis harus memberitahukan dulu ke gereja untuk mendapatkan pembimbingan.

Orang yang bisa dibaptis bisa bayi atau dewasa dengan umur tertentu, juga perlu persetujuan wali atau orangtua yang mewakili. Baptisan dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal, seperti dengan air dan formula trinitaria dibacakan “saya membaptis Anda dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus”.

2. Ekaristi

Ada juga ekaristi atau perjamuan kudus, yaitu suatu penyambutan yang harus dilakukan oleh tiap gereja. Dengan demikian umat percaya bisa selalu mengingat penyaliban Yesus demi orang berdosa dan bangkit pada hari ketiga dari kematian serta naik ke surga.

Ekaristi dalam anglikan dilakukan dipimpin oleh imam atau uskup, serta dibantu oleh server altar dan subdeacons. Pelaknsanaannya terbagi atas kelompok gereja, memmiliki waktu yang berbeda-beda, ada yang dilakukan setiap minggu dan bulan.

3. Rekonsiliasi

Sakramen gereja anglikan berikutnya ayitu rekonsiliasi atau pengakuan dan pengampunan. Tuhan merupakan teladan yagn jadi tolak umur manusia dalam bertindak, tapi karena daging melekat pada manusia membuat orang berdosa sulit dapat serupa dengan Kristus.

Dosa yang sudah dilakukan Adam dan hawa akan terus melekat pada diri manusia, bahkan sampai sekarang. Dosa ini sudah dibersihkan dari diri kita dengan matinya Tuhan di kayu salib, tapi bukan berarti manusia tidak jatuh lagi dalam dosa.

Dalam anglikan, sakramen ini bertujuan untuk memberi kesempatan mengakui dosa yang sudah diperbuat manusia, serta masalah apa yang dihadapinya. Tapi kembali lagi, pengampunan sejati datangnya hanya dari Tuhan.

4. Pernikahan

Pernikahan yang dilakuakn untuk melaksanakan perintah Allah kepada manusia untuk memiliki keturunan. Dua orang manusia, yaitu laki-laki dan wanita menetapkan hati untuk mengikat janji di hadapan Allah dan menjadi satu dalam Tuhan.

Pasangan kekasih yang sudah disatukan itu tidak bisa dipisahkan oleh manusia lain atau memisahkan sekehendak diri, tanpa memahami kehendak Tuhan. Kata lainnya, perceraian sangat dilarang sesuai ayat Alkitab tentang perceraian.

5. Krisma

Sakramen gereja ini dilakukan ketika seorang anglikan sudah dibaptis dikonfirmasi dalam iman serta gereja. Pelaksanaannya tidak langsung dilakukan, melainkan orang yang mau dibaptis harus disiapkan dulu lewat kelas konfirmasi, sambil menjalani kelas ini, ketekunan tersebut akan dibaptis oleh vikaris.

Selanjutnya, orang yang sudah dibaptis dan kandidat konfirmasi harus turut ambil bagian dalam sakramen rekonsiliasi. Orang itu juga harus mengikuti Misa secara teratur dalam jangka waktu yang sudah ditentukan.

6. Pentahbisan

Pentahbisan, tahta suci, atau pelayanan suci juga menjadi salah satu sakramen yang berlaku dalam gereja anglikan. Mengakui menjalankan tiga pelayanan, atau melakukan perintah suci dari uskup, imam, serta diakon.

Pentahbisan yaitu ketika orang menerima penerimaan dan pengurapan dalma perintah yang sudah diberikan. Perlu diketahui juga, diakon dan imam ditahbiskan oleh uskup.

7. Pengurapan Orang Sakit

Di gereja anglikan juga ada pengurapan orang sakit, penyembuhan, atau pemberantasan. Skaramen ini, imam bertindak dalam mengurapi orang sakit menggunakan minyak suci yagn terkandung dan disertai doa.

Selain itu sakramen ini juga menggunakan beberapa bentuk ibadah singkat. Tujuannya yaitu untuk mengingatkan kaum percaya bahwa mereka tidak sendirian dalam kesulitan, kesusahan, atau penderitaan yang sedang dialami.

Akhir Kata

Sampai di sini terlebih dahulu pembahasan dari kami mengenai sakramen di gereja anglikan. Mudah-mudahan informasi tersebut bisa menambah wawasan kita semua terhadap apa saja sakramen yang ada di gereja anglikan.

Baca: