Makna Kelahiran Yesus Kristus

Arti Lahirnya Tuhan Yesus ke Dunia

Bersamakristus.org – Makna kelahiran Yesus Kristus. Dalam Injil Lukas 2 ayat 2 dijelaskan bahwa Yesus lahir pada abad 6 SM. Oleh karena itu Yesus diperkirakan lahir pada sekitar tahun tersebut.

Kelahiran Yesus Kristus kerap diperingati dengan Natal, dekorasi di mana-mana, sinterklas yang menghibur anak-anak, gereja yang dipenuhi jemaat, dan masih banyak lagi. Ini menunjukkan Sang Juruselamat telah lahir ke dunia.

Pada era modern ini, Natal merupakan seremonial iasa saja, masih banyak yang tidak memaknai kedatangan Yesus dengan benar. Mereka hanya menyanyikan lagu Natal atau membaca doa syafaat Kristen hari Natal tanpa memahami artinya.

Padahal kelahiran Yesus Kristus ke dunia memiliki banyak sekali makna dan arti penting. Nah di sini kami ingin mengingatkan kembali apa saja makna kelahiran Tuhan Yesus Kristus ke dunia. Anda bisa menyimak ulasan lengkapnya pada pembahasan di bawah ini.

Makna Arti Kelahiran Tuhan Yesus Kristus

Tanpa banyak basa basi lagi, berikut ebberapa hal penting yang harus Anda pelajati dari peristiwa terbesar dalam sejarah umat Kristen Protestan dan Katolik tersebut. Simak ulasannya di. bawah ini.

1. Kesederhanaan

Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin, dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

Lukas 2:6-7

Lahirnya Yesus ke dunia memiliki arti tersirat, salah satunnya adalah kesederhanaan. Sebuah fakta yang harus kita sadari adalah Yesus lahir di kandang domba. Mesias dan Raja Dunia yang dijanjikan Allah Bapa justru tidak lahir di istana atau rumah mewah.

Yesus menunjukkan kesederhanaan-Nya kepada manusia. Meski demikian dewasa ini manusia tidak malu untuk memamerkan kekayaan-Nya terlalu berlebihan. Bahkan orang yang pamer harta juga ada di dalam gereja dengnan menggunakan tas mahal, make up yang terlalu tebal, dan baju mahal secara berlebihan.

2. Kerendahan Hati

Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miski oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya kepada barangsiapa yang mengasihi Dia?

Yakobus 2:5

Orang kaya banyak yang tak mau membantu orang miskin. Mereka justru merendahkan dengan stigma yang buruk. Mereka lebih memilih memperkaya diri dan lupa memperkaya iman, padahal bukan itu yang dicontohkan Yesus.

Maka jangan pernah memamerkan kekayaan secara berlebihan. Yesus sudah memberi kita pengajaran akan kesederhanaan. Harta yang Anda miliki hanya lewat saja setelah penghakiman nanti bukan lagi milik Anda. Teladanilah sifat kelahiran Tuhan Yesus Kristus yang hidup sederhana.

3. Mukjizat itu Nyata

Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel –yang berarti: Allah menyertai kita.

Matius 1:23

Mukjizat menjadi kejadian ajaib yang sulit diterima akal sehat manusia. Seperti peristiwa Natal juga menjadi sebuah mujkjizat, karena Yesus lahir dari seorang perawan yagn dikandung oleh Roh Kudus.

Dalam ayat Alkitab di atas Yesus mengajarkan mukjizat, ini sesungguhnya mukjizat-Nya yang pertama. Peristiwa kelahiran-Nya yang luar biasa menjadi sebuah kemustahilan bagi manusia. Namun ini mungkin dilakukan oleh Yesus Kristus.

4. Kepemimpinan

Mazmur Daud. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

Mazmur 23:1

Tuhan Yesus Kristus adalah manifestasi Allah dalam bentuk manusia. Lalu bagi umat percaya, Allah adalah pencipta dan pemimpin dunia dan surga, Dia datang ke dunia untuk menggembalakan domba-domba tersesar.

Gembala memiliki makna sebagai pemimpin yang menjaga domba-dombanya. Penggembala juga yang menuntun domba untuk pergi beraktivitas di padang rumput pada pagi hari dan kembali pada sore hari.

Gembala akan sedih jika ada satu saja dombanya yang hilang. Dia tidak hanya sekedar duduk diam, dia akan terus mengawasi dombanya. Bila ada dombanya yang sakit, gembala juga akan langsung merawatnya sampai sembuh.

Itu yang menjadi salah satu makna kelahiran Tuhan Yesus Kristus ke dunia. Dia menjadi manusia dna turun ke bumi untuk menggembalakan umat-Nya yang tersesat. Dia tidak diam di surga, melainkan langsung turun memperbiaki semua kerusakan yang ada di dunia, inilah sifat kepemimpinan yang sejati.

5. Pelayanan

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: Raja-raja bangsa yang tidak mengenal Tuhan berkuasa atas rakyatnya, dan orang-orang yang berkuasa atas raja-raja itu disebut ‘Pelindung Rakyat’. Namun, kamu jangan seperti itu. Sebaliknya, yang paling besar di antara kamu harus bertindak seperti yang paling kecil, dan pemimpin harus menjadi seperti pelayan.

Lukas 22:25-26

Yesus turun ke dunia tidak hanya menjadi pemimpin umat-Nya, melainkan juga ikut melayani manusia. Dia melayani mereka yang sakit, miskin, da sedih. Dia tak memilih adlam bersahabat, bahkan seorang pemungut cukai serta wanita malam pun ditemaninya.

Kita bisa melihat pemimpin sekarang justru banyak yang menggunakan jabatannya untuk memperkaya diri. Mereka tak menggunakan kkeuasaannya untuk melayani rakyat. Maka ada baiknya pemimpin di dunia ini memaknai Natal sebagai hari kelahiran Yesus dengan makna memimpin masyarakat.

Akhir Kata

Sekian pembahasan lengkap dari kami mengenai makna kelahiran tuhan yesus kristus. Semoga bisa menjelaskan kepada Anda mengenai arti dan makna penting lahirnya Sang Juruselamat ke dunia sebagai manusia.

Baca: