Keteladanan Yesus Kristus

Teladan yang Dicontohkan Tuhan Yesus

Bersamakristus.org – Keteladanan Yesus Kristus. Tuhan Yesus telah mengorbankan dirinya untuk seluruh umat manusia di muka bumi. Dan kebesaran-Nya telah meninggalkan berbagai keteladanan yang bisa dicontoh sepanjang zaman.

Manusia memang akan meninggal, tapi keteladanan akan menjadi panutan dan contoh hidup bagi orang lain. Tokoh yang menjadi teladan tersebut adalah Yesus Kristus, manusia tak berdosa dan bercacat cela di bumi ini.

Tak hanya semasa hidup-Nya ia memberikan teladan, melainkan saat mati di kayu salib dengan mengucapkan 7 perkataan Tuhan Yesus di kayu salib, ia masih membeirkan contoh bagi manusia. Ia memberikan contoh agar kita mengikuti jalan-Nya.

Nah di sini kami akan memberikan penjelasan mengenai beberapa keteladanan Tuhan Yesus Kristus yang bisa dicontoh dalam kehidupan sehari-hari. Anda bisa menyimak seluruh ulasan lengkapnya pada pembahasan di bawah ini.

Contoh Keteladanan Tuhan Yesus Kristus Menurut Alkitab

Tanpa banyak basa basi lagi, langsung saja silahkan simak ulasan lengkap mengenai contoh keteladanan Yesus Kristus yang bisa kita tiru dalam kehidupan sehari-hari. Simak ulasannya di bawah ini.

1. Dalam Penderitaan

Kita telah dipanggil karena Kristus telah menderita untuk meninggalkan teladan bagi kita. Yesus sendiri mengtakan bagi tiap orang yang mengikutnya haruslah menyangkal dan memikul salib.

1 Petrus 2:21

Yesus Kristus sudah menderita terlebih dahulu daripada kita dan Dia juga sudah menunjukkan kasih-Nya, jadi kita sebagai anak-Nya harus mencontoh dengan tidak mudah sakit hati. Sebab, Bapa kita lebih dulu menderita dan mengajarkan kasih.

2. Pengampunan

Salah satu murid Yesus, Yudas berkhianat dan menjual-nya kepada musuh di Taman Getsemani sesaat sebelum Dia disalibkan. Meski demikian Yesus tidak marah dan justru menyapanya dengan sebutan sahabat. Yesus mengajarkan kita untuk mengasihi musuh, bukan membalasnya. Ketika Dia disalibkan Dia juga mengampuni orang yagn menyalibkan-Nya.

3. Kerendahan Hati

Yesus adalah Allah yang tidak menganggap dirinya kesetaraan dengan Allah sebagai milikNya yang harus dipertahankan melainkan Ia mengosongkan diriNya dan mengambil rupa sebagai hamba dan menjadi sama seperti manusia dan merendahkan diriNya serta taat sampai mati di kayu salib.

Filipi 2:6-8

Dalam ayat tersebut kita bisa melihat bahwa Yesus rela meninggalkan semuanya untuk menjadi manusia. Padahal dalam Yohanes 10:30 dia menatakan bahwa Dia dan Bapa adalah satu.

4. Kemurahan Hati

Karena kasih karunia Tuhanlah kita sebagai anak-Nya dijadikanNya kaya.

2 Korintus 8:9

Sejak Yesus lahir dia sudah miskin, dibesarkan dalam kemiskinan juga dan bahkan sampai mati pun kuburan-Nya bukan miliknya. Dia memberikan semua kepada anak-Nya karena Dia memang murah hati.

5. Tidak Berdosa

Yesus tidak pernah berbuat dosa dan mulutNya tidak pernah mengatakan dusta.

1 Petrus 2:22

Yesus mengajari kita untuk menjaga hari dan pikiran agar tidak berbuat dosa meski berbagai penderitaan silih berganti. Dengan doa ucapan syukur Kristen, Tuhan menjaga kita dari dosa yang ada di dunia ini.

6. Tidak Pernah Menipu

Tuhan yesus ketika disalibkan tidak pernah bicara bohong agar bisa dibebaskan. Hal ini bisa kita contoh karena hendaknya hanya kebenaran saja yang ada pada diri kita walau kehidupan kita dipenuhi badai cobaan.

7. Tidak Pernah Mencaci

Roma 12:14 mengajarkan kita untuk memberkati orang yang menganiaya kita bukan untuk mengutukinya. Yesus juga berkata bahwa dengan kita harus mengasihi dan mendoakan orang yang menganiaya kita, seperti dijelaskan dalam ayat Alkitab untuk orang jahat.

Manusia memang memiliki sifat alami untuk membalas karena sakit hati dengan apa yang mereka perbuat kepada kita. Namun Yesus sudah memberikan teladan untuk mengubah rasa sakit hati dengan kebahagiaan bila kita teguh menghadapinya.

8. Kesabaran

Roma 12:12 mengingatkan kita unguk selalu bersukacita dalam pengharapan dan bersabar adlam kesesakan serta tekun dalam berdoa. Yesus Kristus mengajarkan kita untuk bersabar dan menunjukkan kasih karena Dia menjanjikan kepada kita untuk memperoleh kehidupan yang kekal.

9. Berserah pada Allah

Ketika Yesus dicaci maki dan menderita Ia tidak membalas melainkan berserah kepada Allah karena Yesus tahu bahwa Allah yang akan mengadilinya dengan adil.

1 Petrus 2:23

Kita sebagai manusia ketika sudah lelah akan penderitaan maka kita bisa mencontoh Yesus yang menyerahkan segala perkara kepada Tuhan. Sebab Dia pasti memiliki cara sendiri untuk menyelesaikannya di luar akan kita yang serba terbatas ini.

10. Dalam Beriman

Yesus telah memikul dosa kita di atas kayu salib supaya kita tidak binasa karena dosa. Penebusan dosa yang sudah dikerjakan Yesus adalah inti dari alasan kenapa Ia datang ke dunia melalui pengajaran-Nya mengenai kebenaran yang mutlak yang tidak bisa dibantahkan agar kita sebagai orang percaya tidak sia-sia percaya kepada-Nya. Yesus adalah juruselamat manusia dan kita orang percaya menerima anugerahNya dengan cuma-cuma dan mendapatkan kehidupan kekal bukan kematian kekal.

1 Petrus 2:24

Kita sama-sama berharap untuk bisa berbuat lebih banyak kebaikan, lebih rendah hati, menjaga kesopanan, bersabar, da mengampuni. Mari kita saling mempraktekkan kebaikan teladan dalam iman yang dicontohkan Tuhan Yesus.

Akhir Kata

Sekian pembahasan lengkap dari kami mengenai keteladanan tuhan yesus kristus. Mari kita tiru keteladanan Tuhan Yesus tersebut agar kehidupan kita menjadi lebih baik lagi ke depannya.

Baca: