Ciri Ciri Kerajaan Allah

Ciri-ciri Kerajaan Bapa

Bersamakristus.org – Ciri ciri kerajaan Allah. Mendatangkan atau menghadirkan kerajaan Allah berarti hidup dalam pengaturan Allah secara mutlak. Pada akhirnya kehidupan orang percaya hanya diatur Allah.

Menurut Alkitab, kerajaan Allah merupakan perintah dari Allah yang perlu ditaati manusia. Perintah tersebut dijalankan melalui kehadiran Yesus Kristus dan aka menjadi sempurna.

Dalam Alitab juga dijelaskan bahwa saat kehendak Allah telah dilakukan dengan ketaatan yang sempurna, maka saat itu juga Kerajaan Allah telah dinyatakan dalam kehidupan kita.

Banyak sekali upaya yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan kerajaan Allah. Di antaranya adalah menolong sesama, selalu berbuat baik, memberi maaf, tidak menyimpan dendam, dan sebagainya.

Lalu sebenarnya bagaimana sih ciri-ciri kerajaan Allah dalam agama Kristen menurut Alkitab? Bagi yang belum tahu di sini kami akan menjelaskannya secara lengkap kepada Anda.

Ciri Ciri Kerajaan Allah dalam Agama Kristen

Berikut beberapa ciri-ciri kerajaan Allah dalam agama Kristen, simak ulasannya pada pembahasan berikut ini.

1. Mulai dari yang Kecil

Ciri ciir kerajaan Allah pertama diumpamakan sebagai biji sesasi, yakni biki yang tak diperhitungkan, paling kecil, sederhana, namun ketika tumbuh menjadi paling besar di antara sayur lainnya. Tuhan ingin menyatakan lewat contoh selanjutnya bahwa sesuatu diawali dari perihal yang simpel bahkan tidak diperhitungkan oleh orang banyak.

Tuhan adalah pribadi yang sederhana di balik maha kuasa-Nya, sehingga manusia diciptakan dengan penuh kesabaran. Tuhan Yesus pun pas mengawali pekerjaanNya di bumi diawali bersama sederhana, Ia pilih ke 12 muridNya yang simpel tetapi, dapat mengguncangkan dunia. Jika kita dilahirkan dari keluarga yang simpel jangan putus asa dan jangan minder.

Jangan rendah diri meski kita hanya karyawan, Tuhan bisa membuat perubahan yang sederhana menjadi dahsyat, kita hanya tinggal menunggu rencana-Nya direalisasikan. Tuhan termasuk ingin menyatakan bahwa pertumbuhan Kerajaan Allah berkembang dari perihal yang kecil menjadi spektakuler. Warga Kerajaan Allah diundang untuk melayani dan memperlebar Kerajaan Allah di wajah bumi.

2. Memengaruhi Bukan Dipengaruhi

Tuhan dalam Alkitab memberi contoh ragi, ada dua pengertian ragi, yakni dari sudut pandang positif dan negatif. Ragi di ayat ini bicara ragi yang memberi tambahan pengaruh ke kehidupan yang dapat dinikmati banyak orang. Kekristenan yang benar adalah yang memberi tambahan pengaruh kepada orang lain. Karena kita adalah garam dan terang dunia dan juga suratan Kristus.

Sehingga kita kudu mempunyai pengaruh positif di didalam kehidupan sehari-hari, menjadi berkat di lingkungan pekerjaan, daerah belajar, dan rumah. Gereja ada karena Tuhan mempuyai tujuan yakni menjadi berkat di tengah-tengah dunia.

Tuhan Yesus ingin memberi tambahan penjelasan lewat contoh ragi ini bersama memberi tambahan pengaruh Kerajaan Allah bagi dunia dan mengajak anak-anakNya untuk memberi tambahan pengaruh positif untuk dunia ini.

3. Kualitas Kehidupan Abadi

Kerang yang bagus dari perairan yang baik, cahaya matahari cukup, serta makanan berkualitas dapat menghasilkan mutiara berkualitas. Karena mutu inilah manusia rela berbelanja mutiara dengan harga selangit.

Begitu termasuk bersama perihal Kerajaan Surga yang udah membayar dosa-dosa manusia bersama darahNya yang mahal supaya tiap tiap orang yang yakin dapat memperoleh hidup yang kekal dan Allah sendiri termasuk ingin mutu terbaik untuk rakyat yang dapat bersama di Kerajaan Allah.

4. Penguasa Kekal

Yesus diberi wewenang lebih besar dibandingkan bersama wewenang yang dipunyai oleh penguasa manusia mana pun di wajah bumi. Seperti yang ditulis di didalam Matius 28:18 Yesus bicara bahwa Ia diberi segala kuasa baik di Surga rela pun di bumi.

Sebagai pemimpin, Yesus memiliki belas kasih yang tak diragukan lagi. Bersama Allah, Yesus udah pilih orang-orang dari segala bangsa yang dapat memerintah bersamaNya di Surga layaknya yang tertulis di didalam kitab Wahyu 5:9-10 Ia udah pilih orang-orang sebagai orang pilihanNya.

5. Masa Pemerintahan

Berbeda dengan jabatan manusia di dunia, kerajaan Allah tidak akan pernah binasa sesuai yang ditulis dalam Daniel 2:44 Allah dapat mendirikan kerajaanNya yang tidak dapat binasa hingga selamanya, kekuasaan tidak beralih kepada siapa pun, dan dapat meremukkan segaa kerajaan dan juga menghabisinya.

6. Rakyat Makmur

Rakyat dari Kerajaan Allah adalah siapa pun yang lakukan kemauan Allah, tidak memandang asal usul, dan daerah lahir layaknya yang tertulis di dalam Kisah Para Rasul 10:34-35 bahwa Allah tidak membeda-bedakan orang dan siapa pun yang cemas dapat Dia dan mengamalkan kebenaran rela kepadaNya.

7. Hukum Adil dan Seimbang

Kerajaan Allah bukan hanya menerapkan hukum untuk melarang tingkah laku yang salah, namun juga karakter moral penghuninya. Karena ada yang tertulis di Matius 22:37-39 berkenaan hukum yang terutama adalah mengasihi Tuhan Allah bersama hati, jiwa, d an akal budi itu lah hukum yang terutama dan pertama dan hukum yang ke dua a dalah mengasihi sesama manusia layaknya mengasihi diri sendiri.

8. Pendidikan Ajaran Benar

Tidak cuma mengambil keputusan standar yang tinggi bagi rakyatnya, tapi Kerajaan Allah mengajarkan untuk mencukupi standar tersebut. Karena layaknya yang ditulis di dalam Yesaya 48:17-18 yang megajarkan caranya adalah Tuhan Allah sendiri, Ia mengajarkan sesuatu yang berfungsi dan menuntun tiap tiap jalan supaya damai sejahtera dan kebahagiaan selalu menyertai.

9. Misi Tujuan Firman

Misi dari Kerajaan Allah adalah mewujudkan kemauan Allah. Kehendak Allah menurut Yesaya 35:1, 5-6 adalah memberi keselamatan bagi umat Allah, menurut Matius 6:10 adalah mendatangkan Kerajaan Allah dan kehendak-Nya di bumi layaknya di Surga, dan Wahyu 21:1-4 adalah janjiNya berkenaan langit baru bumi baru di mana tidak ada maut, perkabungan, ratap tangis, dan dukacita karena yang lama udah berlalu.

Akhir Kata

Demikian pembahasan singkat mengenai ciri-ciri kerajaan allah. Semoga bisa menjawab kepada Anda tentang ciri-ciri kerajaan Allah dalam kehidupan sehingga kita bisa menggapainya.

Baca: